LaNyalla Tagih Janji KPPU Gebuk Kartel Minyak Goreng

Kamis, 17 Maret 2022 | 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
PAGAR ALAM – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah memutuskan membawa masalah harga dan kelangkaan minyak goreng ke ranah hukum. Termasuk dugaan adanya kartel dalam kasus tersebut.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menagih janji KPPU tersebut untuk segera dilakukan. Mengingat pernyataan tersebut telah disampaikan KPPU pada Januari 2021 silam.

“Terakhir yang dilakukan KPPU masih pada tahap memanggil produsen atau pabrik minyak goreng untuk pengumpulan bukti. Itu pun awal Februari kemarin. Saya berharap jangan terlalu lambat,” tukas LaNyalla.

Dikatakan LaNyalla, upaya ini penting untuk memberi gambaran sekaligus pelajaran kepada kita semua, karena kasus ini bukan pertama kali terjadi. Jika KPPU bisa mengungkap tuntas, siapa dan apa modus kasus ini, akan sangat bagus.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Temu Pengusaha Lampung, Bangun Ekonomi Inklusif

DPD RI, sambung LaNyalla, siap memberikan back up kepada KPPU. Sebab, kelangkaan dan kemahalan harga minyak goreng merata di seluruh daerah. DPD RI sebagai wakil daerah sudah banyak menerima aspirasi dan keluhan masyarakat di daerah.

“Jangan takut. Bongkar dan gebuk saja. Meskipun yang dihadapi pemain-pemain besar. KPPU punya payung hukum untuk itu. Lebih baik buka transparan ke publik proses dan progress yang dijalankan KPPU,” tandasnya.

Baca Juga:  Polres Mesuji Akan Menggelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026

Seperti diberitakan sebelumnya, KPPU pada Januari 2022 memutuskan membawa masalah harga minyak goreng ke ranah hukum. Termasuk terkait indikasi kartel dalam kenaikan harga komoditas tersebut (kartel minyak goreng).

Dan pada 4 Februari lalu, KPPU mulai memanggil para pihak terkait, khususnya produsen minyak goreng, guna meminta keterangan dan mencari alat bukti terkait dugaan persaingan usaha tidak sehat di sektor minyak goreng. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

DPR Warning Pemerintah: Jangan Jadikan Beras Alat Dagang Politik
HPN 2026, Pers Berintegritas Pilar Penting Demokrasi
Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kata Gubernur Lampung 
Lampung Resmi Tuan Rumah HPN 2027
JMSI Aceh peringati HUT ke-6 bersama 50 anak penyintas banjir bandang dan tanah longsor di Bireuen
Lampung Catat Inflasi Terendah pada Januari 2026
Gubernur Lepas Peserta Bank Lampung RUN 2026, Apresiasi Kontribusi untuk UMKM
JMSI Rekatkan Lampung di Cikoneng, Kunjungi Makam Minak Sengaji

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:35 WIB

DPR Warning Pemerintah: Jangan Jadikan Beras Alat Dagang Politik

Senin, 9 Februari 2026 - 18:33 WIB

HPN 2026, Pers Berintegritas Pilar Penting Demokrasi

Senin, 9 Februari 2026 - 18:30 WIB

Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kata Gubernur Lampung 

Senin, 9 Februari 2026 - 12:28 WIB

Lampung Resmi Tuan Rumah HPN 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 12:23 WIB

JMSI Aceh peringati HUT ke-6 bersama 50 anak penyintas banjir bandang dan tanah longsor di Bireuen

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

DPR Warning Pemerintah: Jangan Jadikan Beras Alat Dagang Politik

Senin, 9 Feb 2026 - 18:35 WIB

#indonesiaswasembada

HPN 2026, Pers Berintegritas Pilar Penting Demokrasi

Senin, 9 Feb 2026 - 18:33 WIB

#indonesiaswasembada

Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kata Gubernur Lampung 

Senin, 9 Feb 2026 - 18:30 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Resmi Tuan Rumah HPN 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 12:28 WIB