Langkah “Cooling System” yang Dilakukan Kapolri Jenderal Sigit Sudah Tepat dan Cermat

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah “Cooling System” yang Dilakukan Kapolri Jenderal Sigit Sudah Tepat dan Cermat.[Hs]

Langkah “Cooling System” yang Dilakukan Kapolri Jenderal Sigit Sudah Tepat dan Cermat.[Hs]

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI M Nasir Djamil menilai kunjungan silaturrahim Kapolri Jenderal Sigit bersama sejumlah perwira tinggi kepolisian bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto adalah langkah yang tepat dan cermat. Pertemuan itu bukan hanya berfungsi sebagai “pendingin”, melainkan bentuk nyata bahwa institusi alat negara harus bersatu dalam upaya penegakan hukum yang adil dan beradab.

Meskipun sebagian pihak menilai silaturrahim itu lebih mengarah ke simbolik , Nasir Djamil menilai pertemuan itu bisa mencairkan suasana yang sempat tegang akibat proses hukum yang saat ini menimpa mantan Jampidsus Febri Adriansyah.
Sebagaimana diketahui, anggota TNI juga menjaga rumah Febri dan mendatangi Polda Metro. Keadaan ini jika dibiarkan “membeku” tentu akan memuluskan pihak-pihak yang menginginkan ketiga alat negara itu seperti kata pepatah “bagaikan api dalam sekam”.

Baca Juga:  Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Terserang Diare, Komisi IX Soroti Keamanan MBG

“Dalam waktu singkat Kapolri Jenderal Sigit mengambil inisiatif mendinginkan suasana yang sempat panas. Tindakan bertemu dan bicara langsung telah menutup spekulasi liar soal gesekan antar lembaga kejaksaan dan kepolisian serta TNI”, ujar legislator asal Aceh tersebut.

Begitupun, Nasir mengharapkan agar proses hukum yang kini menimpa mantan Jampidsus Febri Adriansyah tetap dilakukan dengan objektif, transparan, adil, bertanggungjawab dan berintegritas.
“Banyak kelompok masyarakat yang menaruh harapan bahwa menyerahkan proses hukum Febri dari kepolisian ke Kejaksaan tetap mengedepankan profesionalitas dan integritas”, ujar Nasir .

Baca Juga:  PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Penguatan Energi Daerah

Tindakan hukum yang dikenai ke mantan Jampidsus Febri tersebut, dinilai banyak kalangan ikut membuat masyarakat pesimis dan skeptis dengan hadirnya keadilan dalam penegakan hukum.
Nasir Djamil meminta kepada Presiden agar mencari akar masalah dan menawarkan solusi agar ke depan peristiwa serupa tidak terulang. “Kekuasaan penegakan hukum oleh aparat penegak hukum butuh pengawasan yang ekstra”, pungkasnya.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah
Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera
Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi
Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga
Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung
Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras
Olah Sampah Plastik Jadi Fasilitas Wisata, KKN 32 UIN RIL Resmikan Karya Ecobrick di Pantai Kunyit
Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung

Berita Terbaru