Kolaborasi Lintas Lembaga Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Energi

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta — Komisi XII DPR RI menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengantisipasi kebutuhan energi nasional, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan program hilirisasi industri. Hal ini menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja Komisi XII ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyerap aspirasi soal revisi Undang-Undang Tentang Ketenagalistrikan dari para akademisi berbagai bidang keilmuan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ketua Tim Kunjungan Kerja, Totok Daryanto, menyoroti bahwa penyediaan energi listrik harus sejalan dengan permintaan (demand) yang terus tumbuh seiring dengan kegiatan ekonomi dan industri.

Ia menilai, masalah utama yang harus diantisipasi adalah bagaimana memastikan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat terlaksana dengan ketersediaan energi yang memadai. Proyek-proyek hilirisasi, misalnya, membutuhkan pasokan energi yang stabil dan besar.

Baca Juga:  Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

“Sebenarnya penyediaan energi listrik itu di satu pihak, demand itu di pihak lain. Karena industri dan hilirisasi sangat terkait dengan kegiatan ekonomi dan di bidang perindustrian di mana itu sebetulnya kita yang penting adalah bagaimana mengantisipasi agar tahu pertumbuhan ekonomi,” ujar Totok usai pertemuan, Jumat (29/8/2025).

Ia juga menegaskan bahwa sektor energi tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dengan sektor lain, seperti investasi dan industri, menjadi kunci untuk memastikan pasokan energi sesuai dengan kebutuhan.

“Kita harus terus membangun komunikasi yang baik dengan sektor-sektor lain, seperti investasi dan industri, agar permintaan energi cocok dengan apa yang kita siapkan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kunker ke Mapolsek Tanjung Raya, Kapolres Mesuji Beri Arahan Anggota dan Jajaran

Pernyataan ini menegaskan bahwa perencanaan energi harus terintegrasi dengan rencana pembangunan ekonomi dan industri. Tanpa koordinasi yang kuat, potensi kesenjangan antara pasokan dan permintaan energi dapat menghambat laju pembangunan.

Misalnya, jika sebuah kawasan industri baru dibangun tanpa perhitungan pasokan listrik yang memadai, maka operasional pabrik akan terganggu. Kondisi ini menurutnya dapat menurunkan daya saing investasi dan menghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu, kolaborasi adalah fondasi utama.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara
Firman Subagyo Soroti Ketergantungan Impor dan Dampak Geopolitik terhadap Ekonomi Indonesia
Puan : Kehadiran Presiden Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya Untuk Rakyat
Bimtek Aset di Lampung Utara Tuai Sorotan
Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah
Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla
Tekan Inflasi dan Pastikan Stok Kebutuhan Sembako Aman Jelang Idul Adha, Pemkab Mesuji Gelar Operasi Pasar
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:29 WIB

Sandy Juwita Dukung Pinjaman Rp150 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur di Lampung Utara

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:54 WIB

Firman Subagyo Soroti Ketergantungan Impor dan Dampak Geopolitik terhadap Ekonomi Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:53 WIB

Puan : Kehadiran Presiden Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya Untuk Rakyat

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Bimtek Aset di Lampung Utara Tuai Sorotan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:12 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Bimtek Aset di Lampung Utara Tuai Sorotan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

#indonesiaswasembada

Jelang Idul Adha, Pemkab Lampura Gelar Pasar Murah

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:12 WIB