Kinerja Kejari Lampura Banjir Dukungan, KBTM Apresiasi Program Restorative Justice

Kamis, 29 Februari 2024 | 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Kejaksaan Negeri Lampung Utara kembali mendapatkan dukungan dan apresiasi dari unsur elemen masyarakat setempat berkat program Restorative Justice (RJ) yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mendapatkan keadilan bersama.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara, Mohamad Farid Rumdana mengatakan pihaknya menerima kunjungan pengurus organisasi masyarakat (ormas) Keluarga Besar Tentara Masyarakat (KBTM) Kabupaten setempat dalam rangka audiensi serta menjalin silaturahmi guna menyatukan visi untuk kemajuan Kabupaten berjuluk Bumi Ragem Tunas Lampung.

“Kita sama-sama menginginkan peningkatan dan kemajuan daerah khususnya Lampung Utara. Apa yang disampaikan oleh Pak Imam Hanafi Ketua KBTM tadi didalam forum tadi sangat sejalan dengan program-program yang telah kita susun dan diterapkan dilapangan, terutama di bidang pembangunan, sosial dan kemasyarakatan,” kata Farid Rumdana, seusai kegiatan, Kamis, (29/02).

Dirinya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan selalu bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk KBTM Kabupaten Lampura. Sebagai bukti kepeduliannya pada masyarakat, Lembaga Negara dengan semboyan Satya Adhi Wicaksana itu berhasil menyelesaikan puluhan perkara melalui program RJ serta mendirikan Rumah RJ yang diperuntukkan bagi masyarakat yang sedang tersandung kasus hukum ringan, namun menginginkan jalan keluar yang sama-sama tidak saling merugikan kedua belah pihak.

Baca Juga:  Kunjungi Rumah Duka Pelajar Tewas Tabrak Mobil Macet di Jalan, Begini Komitmen Satlantas Polres Mesuji Untuk Keluarga Almarhum 

“Kita menginginkan kerukunan tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat. Melalui program Restorative Justice Kejaksaan, kita berharap masyarakat Lampung Utara bisa hidup berdampingan tanpa saling membenci. Sesuai dengan tujuan RJ yang menginginkan penyelesaian perkara dengan berorientasi pada perwujudan keadilan subtantif untuk mengembalikan keadaan seperti semula,” tuturnya.

Hingga akhir Februari tahun ini, sambung dia, sebanyak 6 perkara telah diselesaikan dengan Restorative Justice, ditambah dengan penyelesaian 26 perkara selama tahun 2023 lalu.

“Bulan Februari ini, RJ sudah 6 perkara yang kita selesaikan. Tahun 2023 sebanyak 26 (perkara) dan ditambah 6 perkara diawal tahun 2024 ini yang selesai lewat program Restorative Justice di Kejaksaan Negeri Lampung Utara,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KBTM Lampura, Imam Hanafi mengatakan kehadiran dirinya bersama jajaran pengurus untuk berdialog serta mengenalkan dan menginformasikan program KBTM yang selalu memberikan rasa aman ditengah masyarakat. Seiring dengan program RJ yang digaungkan Kejari Lampura, KBTM sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Kejaksaan di Kabupaten Lampura yang telah memberikan banyak kontribusi pada masyarakat terutama dalam memelihara kerukunan, serta memberikan rasa aman untuk masyarakat.

Baca Juga:  Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

“Kita sangat mengapresiasi terhadap kinerja Kejaksaan Negeri Lampung Utara, selain berfokus pada penindakan hukum, Kejaksaan Negeri Lampung Utara juga tetap memerhatikan kondisi ditengah masyarakat. Terbukti dengan telah direalisasikan program Rumah RJ dibeberapa tempat, dan kita harapkan Rumah RJ ini kedepannya dapat diperluas hingga tiap-tiap pelosok daerah. Harapannya dalam penyelesaian masalah di masyarakat dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat,” ujarnya.

Penilaian terhadap pelayanan publik pun tak luput dari perhatian KBTM Lampura, Kejari Lampura dinilai sangat profesional dan merangkul semua kalangan dan tidak alergi dengan pihak luar, baik dari kalangan Pers, tokoh masyarakat, maupun lembaga kemasyarakatan lainnya.

“Keterbukaan informasi publik selalu dikedepankan Kejaksaan Negeri Lampung Utara, pihak Kejaksaan Negeri tidak pernah menghindar, selalu profesional dalam bekerja, sehingga semua informasi tersampaikan dengan jelas dan berimbang,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB