Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kemampuan dan Kesigapan Anggota TNI

Senin, 31 Juli 2023 | 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BANYUWANGI – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menkopolhukam Mahfud MD, dan MenPan RB Azwar Anas, meninjau Latihan Gabungan TNI Tahun 2023. Kehadiran Bamsoet dan Puan Maharani juga tidak lepas sebagai penerima berbagai penghargaan dari keluarga besar TNI, antara lain Brevet Baret Ungu Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Brevet Wing Penerbang Kelas 1 Pesawat Tempur Warga Kehormatan TNI AU serta Brevet Hiu Kencana Satuan Kapal Selam Warga Kehormatan TNI AL.

Bamsoet dan rombongan berangkat pagi hari dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta menggunakan pesawat udara TNI AU menuju Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Dilanjutkan perjalanan udara menggunakan Helikopter Panther TNI AL menuju Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) yang telah standby di Perairan Laut Bali. Rombongan kemudian menyaksikan latihan penembakan senjata strategis rudal Exocet MM-40 Block 3, C-802, C-705, dan torpedo Sut yang diluncurkan dari KRI Yos Sudarso (353), KRI Raden Eddy Martadinata (331), KRI John Lie (358), dan KRI Tombak (629), dengan didukung manufer pesawat tempur F-16.

“Seluruh rudal yang ditembakan berhasil tepat mengenai sasaran. Membuktikan bahwa TNI selalu siap dalam kondisi apapun, baik dalam kondisi damai maupun jika dibutuhkan dalam kondisi menghadapi musuh untuk menjaga pertahanan kedaulatan bangsa dan negara. Karena itu, modernisasi Alutsista dan kesejahteraan prajurit harus terus ditingkatkan. Mengingat posisi Indonesia yang sangat strategis. Misalnya, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.508 pulau dan memiliki garis pantai 99.083 km, atau terpanjang ke-2 di dunia setelah Kanada. Indonesia juga memiliki luas laut terbesar ke-6 di dunia setelah Perancis, Amerika Serikat, Australia, Rusia, Inggris,,” ujar Bamsoet usai menyaksikan Latihan Gabungan TNI 2023, diatas kapal KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992), Perairan Laut Bali, Senin (31/7/23).

Baca Juga:  Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Turut hadir antara lain, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Dankodiklat TNI Letjen TNI Eko Margiyono, Dansesko TNI Marsekal Madya TNI Kusworo, serta Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmansyah.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Latihan Gabungan TNI Tahun 2023 diikuti Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II, dan III di lokasi berbeda-beda. Bertujuan untuk menguji sistem latihan pembinaan ditubuh TNI, khususnya terkait kesiapsiagaan setiap Kogabwilhan.

“Untuk Kogabwilhan I, latihan gabungan dilakukan di Dabo Singkep, Kepulauan Riau. Kogabwilhan II dilaksanakan di Asembagus, Jawa Timur, dan Kogabwilhan III di Ransiki, Papua Barat. Latihan gabungan tersebut antara lain berisi operasi lintas udara, laut gabungan, udara gabungan, amfibi, darat gabungan, operasi pendaratan, serta latihan daratan khusus dan operasi dukungan. Termasuk melaksanakan tactical floor game,” jelas Bamsoet.

Baca Juga:  KPK Sita 106,3 Milyar Rupiah, Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB

Wakil Ketua Umum FKPPI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, secara keseluruhan Latihan Gabungan TNI Tahun 2023 melibatkan 7.500 prajurit TNI dari tiga matra, yaitu TNI AD, AU, dan AL. Dengan mengerahkan berbagai Alutsista milik TNI. Antara lain, AD mengeluarkan Tank Leopard, AL mengeluarkan KRI serta 26 Alutsista lainnya dari TNI AU.

“Sebagaimana pepatah Romawi kuno, ‘si vis pacem para bellum’, jika kau mendambakan perdamaian bersiaplah menghadapi perang. Artinya bukan berarti setiap perdamaian didapatkan dari berperang. Melainkan kita perlu mempersiapkan kekuatan tempur yang prima agar bisa menghadapi situasi terburuk seperti perang. Karena jika kita lembek dan tidak punya kekuatan, negara lain dengan mudahnya menginjak harga diri kita. Namun jika kita kuat, negara lain akan berpikir berjuta-juta kali untuk main-main dengan Indonesia,” pungkas Bamsoet. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah
Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria
Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi
Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi
Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat
Wamenaker Minta Peserta MagangHub Siap Hadapi Dunia Kerja
AS Pening, Rudal Iran Tiba 13′-15′ ke Israel dengan Jarak 1.700 Km

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:39 WIB

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah

Rabu, 23 September 2026 - 18:22 WIB

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 16:14 WIB

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:22 WIB

#indonesiaswasembada

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:14 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:39 WIB

#indonesiaswasembada

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:56 WIB