MAKKAH- Di antara padatnya arus jemaah dunia, semangat para lansia Indonesia menjadi perhatian Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Rieke Diah Pitaloka yang memantau langsung dari lantai 3 Jamarat, Jumat kemarin.
“Assalamualaikum Indonesia. Timwas Haji DPR RI saat ini berada di Jumrah, lantai 3 di Mina. Tepatnya 10 Zulhijah 1447 Hijriah atau Rabu, 27 Mei 2026,” ujar Rieke saat menyampaikan laporan dari lokasi.
Hari itu menjadi salah satu momen paling penting dalam rangkaian ibadah haji, ketika jutaan umat Islam dari berbagai negara melaksanakan ritual lempar jumrah. Indonesia sendiri memberangkatkan sekitar 210 ribu jemaah yang mengikuti prosesi tersebut secara bertahap.
Di tengah cuaca panas dan kepadatan kawasan Mina, para jemaah lansia tetap berusaha menyelesaikan ritual dengan penuh khusyuk. Sebagian berjalan perlahan sambil berpegangan pada pendamping, sebagian lain menggunakan kursi roda. Namun wajah-wajah lelah itu tetap menyimpan semangat besar untuk menyempurnakan ibadah.
“Kami akan melakukan tahapan berikutnya, yaitu melempar jumrah di Mina bersama umat Islam dari seluruh dunia dan setidaknya 210.000 jemaah haji Indonesia,” kata Rieke.
Menurutnya, kondisi jemaah Indonesia di kawasan Jamarat relatif terkendali. Ia juga mengapresiasi layanan yang diberikan otoritas Arab Saudi, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus selama puncak ibadah haji.
“Alhamdulillah kalau kita lihat jemaah-jemaah juga yang lansia, bisa terlayani oleh Kementerian Haji dan Umrah. Bismillah semuanya lancar,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.
Kawasan Jamarat memang dikenal sebagai salah satu titik paling padat selama musim haji. Karena itu, pengaturan arus jemaah dan pelayanan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian utama demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah.
Bagi banyak jemaah lansia Indonesia, perjalanan menuju Jamarat bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi perjuangan spiritual yang telah mereka nantikan sepanjang hidup. Di tengah langkah yang melambat karena usia, mereka tetap melangkah dengan keyakinan dan doa, menyatu bersama jutaan umat Islam dari seluruh dunia di tanah suci Mina.[]
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Desty
Sumber Berita : DPR RI

















