Ketua JMSI Aceh Latih Pegawai Pajak

Kamis, 8 Desember 2022 | 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDA ACEH – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh, Hendro Saky, latih puluhan pegawai pajak dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi ujung barat Sumatra itu.

Pelatihan Teknik Menulis Berita yang diselenggarakan oleh Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas (P2Humas) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh itu, berlangsung, Kamis (8/12) di Gedung Keuangan Negara Banda Aceh.

Acara itu sendiri secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor DJP Aceh, Imanul Hakim, dan diikuti oleh seluruh P2Humas dari 23 kabupaten dan kota.

Hendro Saky yang hadir sebagai narasumber dalam acara itu, membagikan beberapa tips, dan cara praktis membuat berita rilis. Selain itu juga, para peserta diajarkan tentang materi dasar jurnalistik, terutama memasukkan unsur 5 W + 1 H dalam struktur berita langsung atau straight news.

Baca Juga:  Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Aceh, Ridho Syafruddin, dalam sambutannya berharap, kegiatan yang diselenggarakan pihaknya ini, dapat membekali para petugas bidang humas dan seluruh kantor pelayanan pratama (KPP), dan kantor penyuluhan yang ada di daerah ini.

DJP Aceh sendiri, kata Ridho lagi, kedepannya akan mengoptimalkan peran-peran kehumasan, agar informasi dan pelayanan pajak dapat tersampaikan kepada masyarakat dengan cara yang baik lewat pemberitaan di media massa.

Baca Juga:  Menko Muhaimin Serahkan Mandaya dan Innovilleague Awards 2026

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh peserta. Pada sesi akhir tanya jawab, banyak peserta yang mempertanyakan tentang kaitannya menulis dengan UU ITE, dan cara membuat tulisan agar menarik, dan terindeks oleh google di halaman pencarian.

Diakhir acara, para peserta dan narasumber bersepakat untuk membentuk WhatApps Group (WAG), sebagai salah satu instrumen yang nantinya dapat dijadikan sarana pertukaran informasi, dan juga tindaklanjut dalam pelajaran teknik menulis berita.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB