Ibu Riana menjelaskan Dekranasda dan Pemerintah Provinsi Lampung sendiri memiliki komitmen dan konsen untuk meningkatkan daya saing produk para perajin. Sehingga kreativitas dan inovasi terus dilakukan dalam rangka pengembangan tapis itu sendiri termasuk para perajin untuk meningkatkan daya saing produknya.
Saat ini terdapat 1.278 perajin tapis di seluruh provinsi Lampung.
“Berkembangnya industri tapis tentu memberikan kontribusi secara ekonomi dan memberikan dampak sosial yang positif, selain juga membangun citra dan identitas daerah Lampung,” katanya.
Menurutnya, keindahan dan keunikan Tapis Lampung sampai saat ini, juga telah banyak diminati oleh masyarakat Lampung maupun di luar Provinsi Lampung.
“Bahkan beberapa desainer lokal maupun nasional telah membuat motif dan desain Tapis Lampung ini menjadi produk yang diminati masyarakat di luar Provinsi Lampung bahkan mancanegara,” ujarnya.
Ia menyebutkan Dekranasda juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengembangkan kampung tapis sebagai salah satu desa wisata.
1 2 3 Selanjutnya
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















