30 Tahun Tak Tersentuh, Gubernur Mirza Pacu Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Tulang Bawang demi Kesejahteraan dan Kemudahan Akses Petani

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG —- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (3/3/2026).

Langkah ini diambil untuk mendukung mobilitas komoditas unggulan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang telah menantikan perbaikan jalan selama tiga dekade.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan penanganan ruas tersebut mengingat perannya yang strategis sebagai jalur distribusi komoditas pertanian, khususnya padi.

“Rawa Pitu ini penghasil komoditas padi, sawit, dan karet. Terutama padi, yang setiap panen mengeluarkan gabah dalam jumlah besar. Kita ingin jalan ini segera diperbaiki agar harga komoditas tetap terjaga dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa ruas Umbul Mesir hingga Rawa Pitu memiliki panjang sekitar 31 kilometer.

Pada tahap awal, Pemprov Lampung akan menangani sekitar 13,5 kilometer pada tahun ini, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp130 miliar.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tuntas dalam dua tahun dimana di tahun ini, sejumlah segmen akan dibeton, sementara bagian yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar (base) agar tidak lagi menyebabkan kendaraan terperosok saat musim hujan.

Baca Juga:  BMW Umumkan Laba H1 2026 Anjlok Hampir 40 Persen

“Ini untuk memperbaiki konektivitas. Target kita selesai bertahap hingga 2027. Tahun ini sebagian sudah dibeton, sisanya kita tutup dulu dengan base supaya tidak ada lagi kendaraan yang terjeblos,” jelasnya.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2025 untuk dikerjakan pada 2026.

Namun, Pemprov melakukan percepatan proses lelang agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal.

“Saat ini sedang proses tender. Kita percepat, yang seharusnya Mei, kita dorong agar awal April sudah mulai berjalan,” tegasnya.

Kehadiran Gubernur Mirza dan jajaran disambut antusias warga. Warga Rawa Pitu Subari menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.

Selama lebih dari 30 tahun, ia mengungkapkan bahwa belum pernah merasakan kondisi jalan yang layak, terutama saat musim hujan yang menyebabkan jalan berlumpur dan sulit dilalui, serta berdebu saat musim kemarau.

Subari berharap dengan dimulainya perbaikan ini, akses transportasi semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Baca Juga:  KBRI Beijing Gelar Konser Pesona Seni Musik Indonesia

“Kami selama ini merasakan kondisi jalan yang kurang baik, sementara penghasilan masyarakat harus didukung infrastruktur yang memadai. Kami berterima kasih aspirasi ini terserap oleh Pak Gubernur dan jajaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Agung Kecamatan Rawa Pitu, Sahel S., mengapresiasi langkah nyata Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menyebutkan bahwa akses ini merupakan jalur vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa serta penghubung utama ke Kecamatan Penawar Aji.

“Ini eksekusi-eksekusi yang luar biasa bukan cuma base, tapi langsung rigid beton oleh Pak Gubuernur. Mudah-mudahan dilanjutkan di 2027, 11 kilo kita selesai dari Penawar Aji,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernu Mirza juga meninjau ruas Sp. Unit VIII – Gedong Aji Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah sentra produksi pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.(**)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terbaru

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB