Kasus Klaim Tanah Berlarut, Bentrok Warga vs Satpam PT HIM Tak Terhindarkan

Kamis, 3 Maret 2022 | 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis/Aristusyah

LAMPUNG – Kuasa ahli waris 5 (lima) keturunan Bandardewa Ir Achmad Sobrie MSi angkat bicara terkait bentrokan yang terjadi antara massa masyarakat adat 5 keturunan Bandardewa dengan Satpam PT Huma Indah Mekar (HIM). Dikatakan, bentrok terjadi akibat lemahnya penegakkan hukum.

“Penahanan Amin-salah seorang warga yang merupakan bagian dari masyarakat Adat 5 Keturunan Bandardewa sangat mencederai warga yang saat ini tanahnya di klaim pengusaha,” kata Sobrie.

Karena, penyerobotan tanah masyarakat adat tersebut secara resmi sudah di laporkan dihadapan jajaran aparat Polres Tubaba pada 7 Februari 2022 dan disertai penyerahan dokumen secara lengkap 8 Februari 2022. Namun sejauh ini tidak ada tindak lanjutnya.

Baca Juga:  Biadab, Pemukim Israel Membakar Masjid di Tepi Barat

Terpisah, Ketua MPW Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Lampung Hi. Rycko Menoza SZP, SE,MBA, menyesalkan tindakan tidak taat hukumnya petugas keamanan PT Huma Indah Mekar (HIM) atas dugaan penganiayaan terhadap salah seorang dari warga Masyarakat Adat 5 Keturunan Bandardewa, Sabirin, yang juga sebagai ketua PAC Pemuda Pancasila Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung, Rabu (2/3).

Baca Juga:  1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di 'Canceled'

“Saya belum mendapatkan informasi secara utuh terkait dugaan korban sekuriti tersebut juga merupakan salah satu Pengurus Anak Ranting di Cabang Tulangbawang Barat. Yang pasti siapapun korban dan pelakunya, mendorong pihak kepolisian untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan tidak menambah korban lain,” sambungnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat
Kiki, Gebyar PAUD Ajang Anak Usia Dini Unjuk Kebolehan
Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa
JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat
Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak
Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying
Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:24 WIB

Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Kiki, Gebyar PAUD Ajang Anak Usia Dini Unjuk Kebolehan

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 September 2026 - 11:01 WIB

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Selasa, 29 September 2026 - 23:08 WIB

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Berita Terbaru

Berita Utama

Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:24 WIB

Berita Utama

Kiki, Gebyar PAUD Ajang Anak Usia Dini Unjuk Kebolehan

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:15 WIB

Berita Utama

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:41 WIB

Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2023 ini menunjukkan beberapa staf dari sebuah perusahaan makanan di Zona Investasi Yuanhong di Provinsi Fujian, Tiongkok tenggara, memilah produk ikan segar yang akan diekspor ke Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:01 WIB

Foto Bersama Bupati Pesawaran dan Jajaran Pengurus JMSI Lampung [HPswr]

Berita Utama

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:08 WIB