JMSI dan Kronikel Pemilu

Kamis, 4 Agustus 2022 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah

SEJARAWAN Belanda Gerry Van Klinken suatu hari mengeluhkan langkanya koleksi koran-koran nasional di Perpustakaan Nasional, Jakarta. Termasuk soal sangat minimnya dokumentasi mengenai pelaksanaan Pemilu di Indonesia.

Koran-koran yang mencakup kurun waktu sejak zaman VOC, Hindia Belanda, era kemerdekaan, hingga 1950-an dan 1960-an itu menurutnya sulit ditemukan. Selain karena sedikitnya jumlah koleksi yang tersimpan, arsip koran-koran yang ada pun kondisinya umumnya sudah sangat memprihatinkan, dan banyak yang belum didigitalisasi.

Arsip-arsip suratkabar yang terbit pada masa lalu merupakan sumber tertulis sejarah yang sangat penting dan diperlukan, bukan hanya oleh para sejarawan, melainkan juga oleh umum. Termasuk para wartawan.

Dalam konteks penelitian historis suratkabar adalah sumber primer yang memungkinkan peneliti dapat sedekat mungkin bersentuhan dengan peristiwa yang sedang diteliti.

Dengan sumber primer sejarawan dapat terbantu untuk memahami masa lalu dan menggunakannya sebagai bukti sejarah.

Karena itu di kalangan sejarawan berlaku ungkapan:

“When newspaper archives crumble, history dies. Ketika arsip surat kabar hancur, sejarah mati …”

Salah satu kelangkaan terjadi pada dokumen mengenai pelaksanaan Pemilu 1955.

Dokumen berupa suratkabar mengenai pesta demokrasi yang penyelenggaraannya disebut-sebut paling demokratis ini ternyata sangat minim. Sehingga misalnya memunculkan dugaan mungkin sengaja digelapkan oleh rezim Orde Baru.

Baca Juga:  Ketum JMSI Daftar Cagub Sumut

Pada era 1955 hampir semua surat kabar berafiliasi dengan partai politik. Seperti Duta Masyarakat (NU), Pedoman (PSI), Suluh Indonesia (PNI), Harian Abadi (Masjumi), hingga Harian Rakjat (PKI). Kalau pun tidak resmi berafiliasi, ada pula surat kabar-surat kabar lokal yang memiliki hubungan sangat dekat dengan partai politik.

Kini di era digitalisasi kelangkaan dokumen primer telah mampu diatasi, sehingga risiko berupa kerusakan fisik dokumen, terutama berkaitan dengan kronik Pemilu, dapat disimpan dan dikelola secara baik serta aman.

Baru-baru ini JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) telah dengan sendirinya mengambil peran sebagai kronikel Pemilu. Organisasi jaringan media online se-Indonesia berbasis digital ini boleh dikatakan merupakan kronikel (pencatat rangkaian kejadian atau peristiwa) Pemilu 2024 yang prosesnya kini sedang berlangsung.

Peran ini tersirat melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang kepemiluan yang dilakukan antara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Kerja sama strategis ini penandatanganannya dilakukan langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, dan Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, di Jakarta, 1 Agustus lalu.

Baca Juga:  Rakernas 3 JMSI Di Kaltim Siap Digelar

Berkas MoU ini nantinya akan diikuti oleh seluruh konstituen JMSI di seluruh Indonesia.

Menurut Teguh Santosa, MoU dapat menjadi payung bagi kegiatan-kegiatan kepemiluan yang digelar pengurus JMSI di daerah. Sebab, MoU ini adalah bagian dari keinginan kuat masyarakat pers nasional mengawal Pemilu 2024 agar menjadi arena konstestasi gagasan-gagasan besar demi kemajuan bangsa dan negara.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, juga menaruh harapan besar kepada JMSI agar proaktif mengedukasi masyarakat untuk demokrasi yang semakin kuat. Sebagai organisasi pers profesional dan akuntabel JMSI, menurutnya, harus mengambil peran tersebut pada Pemilu 2024 seiring dengan derasnya arus informasi dewasa ini.

Salah satu peran yang tersirat itu tentunya adalah sebagai kronikel. Pencatat rangkaian peristiwa sejarah, yakni Pemilu 2024, melalui pemberitaan-pemberitaan media online yang merupakan konstituen JMSI yang secara otomatis terdokumentasikan secara digital. ##

* Penulis, anggota Dewan Pakar JMSI.

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online
Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim
Ketum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian Lantik Maidawati Retnoningsih Samsudin sebagai Pj Ketua TP-PKK Lampung
Mendagri Lantik Staf Ahli Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Lampung
Kapolres Lampung Timur Buka Uji Kompetensi dan Kepatutan Personel Bhabinkamtibmas
Ismet Roni Berkurban Di Kampung Sambil Mendengar Aspirasi Warga
Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat
Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:47 WIB

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:39 WIB

Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:35 WIB

Ketum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian Lantik Maidawati Retnoningsih Samsudin sebagai Pj Ketua TP-PKK Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:37 WIB

Mendagri Lantik Staf Ahli Kemenpora Samsudin sebagai Pj Gubernur Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:32 WIB

Kapolres Lampung Timur Buka Uji Kompetensi dan Kepatutan Personel Bhabinkamtibmas

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:06 WIB

Karbung Hiasi Kantor Kemendagri, Dari Arinal Sampai Eva Kasih Ucapan Selamat

Rabu, 19 Juni 2024 - 07:51 WIB

Bastiyan: Selamat Menjalankan Amanah Buat Pak Samsudin!

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:30 WIB

Trik Membasuh Kemaluan, Agar Ibadahmu Baik

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Kapolres Periksa Hp Anak Buah, Cek Kalau Ada Akun Judi Online

Kamis, 20 Jun 2024 - 10:47 WIB

#CovidSelesai

Seorang Tersangka Penipuan, Ditangkap Polres Lamtim

Rabu, 19 Jun 2024 - 16:39 WIB