Jelang Hari Raya Waisak dan Libur Panjang, Polda Lampung Lakukan Sitkamseltibcar 

Minggu, 15 Mei 2022 | 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kusuma

Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dan jajaran melaksanakan delay sistem di rest area KM 20 B dalam rangka libur panjang waisak.

“Pada libur panjang ini, personel jajaran terus melakukan Sitkamseltibcar lantas pada saat libur panjang perayaan waisak,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Minggu.

Dia melanjutkan pengamanan dalam rangka perayaan waisak tersebut melibatkan Sat PJR Ditlantas Polda Lampung dan jajaran Kapolres dan Kapolresta.

Delay sistem di rest area KM 20 B tersebut juga dilaksanakan dalam rangka untuk mencegah terjadinya antrian di pelabuhan Bakauheni pasca arus balik Idul fitri atau arus balik susulan dan libur panjang hari raya waisak.

Baca Juga:  KPK Geledah Kantor BNPB Sita Uang , Perhiasan Dan Mobil

“Untuk pengamanan arus lalulintas dalam rangka arus balik susulan ada kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Namun Polda Lampung tetap membackup penuh,” kata dia.

Pandra menambahkan situasi saat ini di Pelabuhan Bakauheni lancar dan aman. Di Pelabuhan Bakauheni juga maupun di JTTS dan Jalinsum tidak ada antrian dan arus lalulintas berjalan lancar.

Baca Juga:  Jasper Lance: 'Ageman' Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying

“Situasi aman tidak ada antrian panjang di Pelabuhan Bakauheni. Namun kita akan fokuskan untuk pengamanan dalam rangka hari waisak baik di tempat wisata maupun peribadahan,” kata dia lagi.

“Apalagi dalam menghadapi libur panjang bertepatan hari waisak banyak masyarakat ingin mengunjungi obyek-obyek destinasi pariwisata di lampung. Oleh karena itu, Satiap kapolres dan kapolresta diberi tanggung jawab sesuai wilayah hukumya untuk antisiipasi dan menciptakan Harkamtibmas Mampu memprediksi dan mengantisipasi agar presisi,” tutupnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok
488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:15 WIB

488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 26 Oktober 2026 ini memperlihatkan rumah-rumah prefabrikasi di lokasi relokasi warga desa yang terdampak gempa di Maru, wilayah Baqen, Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Bencana

Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:22 WIB

Sebuah kendaraan militer Israel berpatroli saat operasi militer di Kota Hebron, Tepi Barat, pada 25 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:15 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB