Jaminan Ketersediaan Bahan Pokok Harus Dibarengi Stabilitas Harga

Rabu, 6 Maret 2024 | 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Jaminan ketersediaan stok kebutuhan pokok
mesti disertai dengan stabilitas harga untuk meredam kekhawatiran masyarakat.

“Pasca-pemilu khususnya sepekan terakhir, harga kebutuhan pokok melonjak. Lonjakan harga itu seringkali dikaitkan dengan lonjakan permintaan dan kurangnya ketersediaan pangan buntut dampak El Nino di sejumlah daerah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Pemenuhan Kebutuhan Pokok Menjelang Puasa dan Lebaran yang digelar oleh Forum Diskusi Denpasar 12 pada Rabu (6/3).

Diskusi yang dimoderatori Dr. Radityo Fajar Arianto, MBA (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI) itu menghadirkan Bambang Wisnubroto, S.E., M.M.(Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang.

Baca Juga:  ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Penting, Kementerian Perdagangan RI), Dr. I gusti Ketut Astawa, M.Sos.,M.M. (Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional),

Epi Sulandari (Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik, Perum Bulog) dan Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M. Sc (Guru Besar Fakultas Pertanian, Universitas Lampung) sebagai narasumber.

Meskipun pemerintah telah menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, ujar Lestari, lonjakan harga bahan pokok masih terjadi di sejumlah daerah di tanah air.

Bahkan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, fenomena panic buying sempat terjadi di sejumlah daerah karena masyarakat khawatir kehabisan pasokan beras.

Baca Juga:  Persepsi Publik Kinerja Mirza dan Jihan Didasari Profesi

Kenaikan harga menjelang Ramadan dan Lebaran, tambah Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, selalu berulang seperti sebuah siklus.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menilai para pemangku kepentingan harus konsisten mengkaji berbagai faktor terkait penyebab kenaikan harga-harga bahan pokok di tanah air, agar segera menghadirkan solusi.

Rerie mengajak semua pihak untuk berperan secara aktif dalam mengatasi fenomena kenaikan harga bahan pokok yang terjadi sehingga mampu meredam kekhawatiran masyarakat.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terbaru

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB