RIYADH-Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Chris Murphy pada Selasa (6/10) mengatakan bahwa Pentagon menghalanginya untuk mengunjungi pangkalan militer penting di Qatar selama kunjungannya ke Timur Tengah, seraya menuding Gedung Putih menyembunyikan biaya dan dampak perang yang dilancarkan terhadap Iran.
Murphy mengatakan kepada awak media di Riyadh, yang merupakan persinggahan kedua dalam lawatan delegasi Kongres ke Qatar dan Arab Saudi, bahwa dia tidak diizinkan mengunjungi Pangkalan Udara Al Udeid.
“Lawatan ini menegaskan kepada saya bahwa ada upaya aktif, belum pernah terjadi sebelumnya, dan inkonstitusional yang sedang berlangsung untuk menyembunyikan biaya perang ini dan dampak perang ini dari Kongres dan rakyat Amerika,” katanya.
Pangkalan Udara Al Udeid merupakan pangkalan terbesar AS di kawasan tersebut dan telah berulang kali diserang oleh Iran sejak perang dimulai pada akhir Februari.
Banyak anggota Kongres lainnya juga telah mengkritik Pentagon atas kurangnya transparansi mengenai biaya, strategi, dan korban jiwa dalam perang tersebut, yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh bulan.
Ketika dimintai komentar, seorang pejabat senior Pentagon mengatakan bahwa kantor Murphy telah diberi tahu sebelum lawatan tersebut bahwa dia tidak akan mendapatkan dukungan dari departemen tersebut untuk mengakses pangkalan, sesuai dengan arahan Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada Maret yang membatasi perjalanan ke kawasan tersebut.[]
Penulis : Nara J Afkar
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Jakarta








![Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto saling berbalas cenderamata [PL]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/Sespimti-Polri-225x129.jpg)





![Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto saling berbalas cenderamata [PL]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/10/Sespimti-Polri-129x85.jpg)

