IKM di Daerah Diharap Tumbuh Dan Berdaya Asing

Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menegaskan pentingnya dukungan konkret pemerintah terhadap pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di daerah. Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan serta kemudahan akses permodalan menjadi faktor kunci agar IKM mampu tumbuh, berdaya saing, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Chusnunia mengungkapkan, Komisi VII DPR RI bersama mitra kerja dari Kementerian Perindustrian tidak hanya menaruh perhatian pada industri besar, tetapi juga berkomitmen memperkuat sektor industri kecil yang jumlahnya mencapai puluhan juta unit usaha di seluruh Indonesia. Menurutnya, keberhasilan IKM seperti “Capli” yang mampu berkembang dari modal awal Rp500 ribu hingga memiliki omset ratusan juta rupiah per bulan, menjadi contoh nyata pentingnya pendampingan yang tepat sasaran.

Baca Juga:  Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Polres Mesuji Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

“Faktor pendampingan menjadi sangat penting. Oleh karena itu, kami mendorong Kementerian Perindustrian agar memberikan porsi yang lebih besar, baik dari sisi anggaran maupun dukungan teknis, untuk memperkuat IKM di seluruh daerah,” ungkap Chusnunia kepada Parlementaria di sela-sela kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI ke Banda Aceh, Aceh, Kamis pekan lalu (23/10).

Di samping itu, Politisi Fraksi PKB tersebut juga menyoroti perlunya perhatian pemerintah terhadap aspek permodalan, mulai dari proses produksi hingga pascapanen. Salah satunya melalui optimalisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar dapat diakses lebih luas tanpa kendala administratif. “Tadi disampaikan, pelaku IKM baru bisa mengakses KUR sebesar Rp200 juta, padahal ekosistem usahanya cukup besar. Ini perlu kita tindak lanjuti agar pembiayaan dapat sesuai dengan kapasitas usaha,” jelasnya.

Baca Juga:  Miliki Sabu 293 Gram dan 100 Butir Pil Extacy Lima Orang Asal Riau Diringkus Sat Res Narkoba Polres Mesuji

ebih lanjut, Chusnunia menilai pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memberikan dukungan nyata bagi pengembangan IKM. Ia mencontohkan, masih adanya ketidakterlibatan pemerintah provinsi terhadap potensi industri lokal menunjukkan perlunya sinergi lintas sektor. “Pemerintah daerah harus turun tangan agar proses produksi hingga pemasaran bisa berjalan lebih terintegrasi,” ungkapnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara J.Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga
Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela
Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Warga Ramaikan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12 WIB

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WIB

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:59 WIB

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Berita Terbaru

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:02 WIB

#indonesiaswasembada

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:01 WIB

#indonesiaswasembada

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:59 WIB