Ibas Tekankan Peluang Investasi dan Sinergi Berbisnis Indonesia di Hadapan SICC Singapura

Minggu, 27 April 2025 | 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, parlemen, dan sektor bisnis Indonesia dengan negara lain, salah satunya Singapura. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian, dengan harapan Indonesia dapat mencapai pertumbuhan lebih dari 5%-8% dalam beberapa tahun mendatang. Ia menggarisbawahi peluang besar investasi di Indonesia dan bagaimana komitmen bangsa dalam mendukung regulasi yang ramah investor.

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro Ketua FPD DPR RI ketika mengunjungi dan berdiskusi langsung dengan Singapore International Chamber of Commerce (SICC), lembaga kamar dagang tertua dan independen di Singapura, yang didirikan pada tahun 1837, Kamis (24/4/25).

“Izinkan saya mengucapkan terima kasih atas waktunya, karena saya tahu pengusaha menghitung setiap detik, setiap menit adalah uang. Pada kesempatan ini kami tidak hanya ingin berdiskusi untuk mendapatkan banyak peluang tapi juga mengundang anggota bisnis di Singapura untuk dapat ke Indonesia dan berkolaborasi sesuai dengan apa yang telah dilakukan SICC dan Kadin selama ini,” kata Ibas mengawali sambutannya.

“Kami kira anda semua sudah tahu ada Kadin di Indonesia, kami tunggu kedatangannya dan kami berharap bisa banyak berkolaborasi, kerjasama, investasi, dan program perdagangan yang datang ke Indonesia maupun ke Singapura,” lanjutnya.

Edhie Baskoro kemudian menyampaikan bahwa masih banyak peluang walaupun kita sedang menghadapi berbagai tantangan dunia, diperlukan sebuah kolaborasi antar pemerintah, parlemen, maupun pebisnins antar kedua negara.

“Tentu saja sebagai anggota parlemen, kami ingin melakukan pembicaraan yang baik tidak hanya antar pemerintah, eksekutif, tapi dari parlemen ke parlemen dan bisnis ke bisnis, serta hubungan antar masyarakat.”

Pada kesempatan ini, Ibas yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin memaparkan bagaimana harapan dan rencana besar Indonesia untuk menumbuhkan perekonomian hingga lebih dari 5% di tahun ini.

Baca Juga:  Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla

“Indonesia juga menargetkan dan berharap tidak hanya beberapa negara di ASEAN, kami ingin menumbuhkan ekonomi lebih dari 5%, mungkin sekarang sedang dalam koreksi, di tahun depan atau beberapa tahun mendatang, kami berharap dapat mencapai pertumbuhan 8% . Itu berarti ada peluang besar yang harus kami lakukan dengan benar dan berkelanjutan.”

Wakil Rakyat dari Partai Demokrat ini menyadari bahwa persaingan bisnis saat ini juga tidak mudah, ditambah adanya perkembangan teknologi baik dalam pemerintahan maupun bisnis.

“Oleh karena itu kami ingin tahu tentang apa bisnis masa depan yang dilihat Kamar Dagang di Singapura (SICC), karena begitu banyak pekerjaan yang dibutuhkan.”

“Juga untuk kaum muda kita. Ada begitu banyak yang diberhentikan karena teknologi, AI, tidak hanya di sektor perbankan tetapi juga di industri, produsen dan juga usaha kecil,” paparnya lebih jelas.

Edhie Baskoro Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini berharap diskusi dan pertemuan ini dapat memberikan gambaran, ide, tentang apa yang dibutuhkan Indonesia, baik regulasi maupun praktik perdagangannya.

Ibas pun menegaskan komitmen Indonesia dalam menyambut baik kerjasama bisnis dengan Singapura, melalui perdaganagan maupun investasi. “Sekali lagi, kami berkomitmen untuk menyambut kerjasama bisnis Singapura. Melakukan lebih banyak perdagangan dan investasi. Kami bersyukur Singapura telah berinvestasi di Indonesia lebih dari $20 Billion . Saya kira, itu akan menjadi yang tertinggi di seluruh kawasan ASEAN dan cukup besar di Asia.”

Di akhir sambutannya, Ibas menyampaikan harapan besarnya Singapura akan memiliki banyak investasi di Indonesia serta bersama-sama membangun kawasan ASEAN yang lebih baik terutama bidang ekonominya.

“Kami berharap meskipun Singapura memiliki lebih banyak investasi, Singapura akan menjadi pusat investasi di Indonesia. Kami hanya ingin Anda tahu bahwa kami orang Indonesia dapat dipercaya, negara kami aman,
serta kami terus berusaha meningkatkan kredibilitas dan keadilan penegakkan hukum, termasuk regulasi dan perizinan yang probisnis sehingga tidak ada rasa takut dan yakin untuk berinvestasi di Indonesia. Presiden kami juga memiliki komitmen yang kuat untuk memerangi korupsi, memerangi semua perilaku buruk dari bisnis dan pemangku kebijakan sebagainya.”

Baca Juga:  MPR : Pelayanan Haji 2026 Harus Maksimal

“Sekali lagi, terima kasih. Mari berinvestasi bersama, mari membangun bersama, dan mari kita pimpin kawasan ini bersama-sama untuk menjadikan Singapura, Indonesia, ASEAN, menjadi negara yang lebih baik dalam berusaha,” pungkasnya.

Wong Joo Seng, 2nd Deputy Chairman, SICC Board pun menyambut baik dan memberikan tanggapan positif atas apa yang disampaikan Ibas.

“Hubungan antara Indonesia dan Singapura sangat erat, dimana apa yang baik untuk satu negara juga bermanfaat bagi negara lainnya. Salah satu dorongan utama saat ini yang kami harapkan adalah kebijakan yang lebih ramah investor, dengan harapan struktur persyaratan dan legal yang lebih jelas untuk mempermudah perusahaan Singapura merencanakan investasi di Indonesia. Indonesia memiliki banyak hal yang dibutuhkan Singapura, terutama dalam hal tenaga kerja yang melimpah dan pasar yang berkembang pesat.”

Menurut Wong Joo Seng, dalam hal stabilitas dan prediktabilitas, Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan, dengan peningkatan yang harus dilakukan secara bertahap agar tidak menciptakan kesulitan bagi bisnis.

Pada acara ini Ibas hadir bersama delegasi, beberapa anggota DPR/MPR/DPD RI, di antaranya ⁠Andreas Hugo Pareira, Mulyadi, Anton Sukartono Suratto, Abdul Bakri Haji Musa, dan Jialyka Maharani.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Diknas, MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi
Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional
Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD
WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah
Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PAD dan Penertiban Retribusi Infrastruktur Telekomunikasi
Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:38 WIB

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:38 WIB

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:07 WIB

Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:28 WIB

WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:24 WIB

Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:38 WIB

oplus_2

#indonesiaswasembada

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:38 WIB

#indonesiaswasembada

Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:07 WIB

#indonesiaswasembada

WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 12 Jun 2026 - 21:28 WIB