Laporan : Vini
Kesemutan umumnya terjadi saat tangan atau kaki bertahan di satu posisi tertentu dalam waktu lama. Namun, bagaimana jika kesemutan muncul tiba-tiba? Bisa jadi penyebabnya adalah makanan. Faktanya, ada beberapa makanan yang bisa memicu gejala kesemutan. Kesemutan akan terasa sangat mengganggu. Jika terjadi dalam waktu cukup lama, tangan bisa menjadi kebas.
Dalam istilah medis, kesemutan dikenal dengan istilah parestesia. Kondisi ini didefinisikan seperti sensasi tertusuk banyak jarum pada bagian tubuh tertentu. Umumnya, kesemutan terjadi di tangan dan kaki. Agak sulit memastikan penyebab kesemutan yang Anda dialami. Namun, konsumsi makanan tertentu bisa jadi salah satu pemicunya.
Beberapa jenis makanan diketahui dapat memicu gejala kesemutan dan mati rasa. Pada beberapa kasus, sensitivitas dan alergi terhadap makanan tertentu juga bisa memicu kesemutan.
Berikut beberapa makanan penyebab kesemutan, mengutip berbagai sumber.
1. Pasta
Gluten bisa jadi salah satu penyebab kesemutan. Pasta, kue, dan sereal jadi makanan mengandung gluten yang paling umum. Kondisi ini bisa terjadi akibat alergi dan sensitivitas terhadap gluten yang tinggi. Kondisi ini utamanya berlaku pada orang dengan masalah neuropati. Konsumsi gluten saat tubuh tak dapat mencernanya dengan baik bisa memicu peradangan saraf yang akan muncul jika Anda mengalami masalah neuropati.
2. Minuman kemasan
Bukan rahasia lagi bahwa diabetes disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman manis kemasan. Diabetes sendiri bisa menyebabkan gejala neuropati seperti kesemutan dengan mudah. Neuropatik diabetik terjadi akibat kerusakan saraf yang disebabkan diabetes. Umumnya, kerusakan saraf terjadi pada kaki dan tangan.
3. Minuman beralkohol
Terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol jadi salah satu penyebab terjadinya neuropati perifer. Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan toksisitas tubuh, peradangan, dan kekurangan vitamin yang berhubungan langsung dengan kesehatan saraf.
4. Keripik kentang
Orang dengan masalah neuropati perlu menghindari asupan camilan keripik kentang. Secara umum, makanan asin perlu dihindari untuk meredakan gejala neuropati seperti kesemutan dan kebas. Asupan garam yang tinggi dapat membatasi aliran darah hingga memicu kesemutan.
5. Sate kambing
Jika tak ingin sering kesemutan, hindari asupan lemak jenuh tinggi seperti pada sate kambing. Untuk menurunkan risiko neuropati, Anda perlu membatasi asupan lemak jenuh. Selain daging merah, lemak jenuh juga bisa terdapat pada produk susu dan makanan olahan lainnya.
6. Ikan tenggiri
Racun, seperti merkuri, dapat merusak saraf. Ikan tenggiri menjadi salah satu jenis ikan yang mengandung merkuri, sekaligus sebagai makanan penyebab kesemutan. Mengutip Everyday Health, kebanyakan kadar merkuri dalam darah bisa memicu gejala neuropati seperti kesemutan. Pada tingkat yang tinggi, keracunan merkuri bisa memicu kesemutan yang biasanya terjadi di tangan, kaki, dan sekitar mulut.##
Disclamer: artikel ini telah dipopulerkan cnnindonesia.com






![Jajaran Polres Mesuji mencatat capaian positif selama periode 1 Juli hingga 14 Juli 2026, di mana sebanyak 80 pucuk senjata api rakitan (Senpira) berbagai jenis serta 85 butir amunisi berbagai kaliber berhasil diserahkan secara sukarela oleh masyarakat melalui peran aktif para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di wilayah Kabupaten Mesuji.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA01301-225x129.jpg)
![Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0128-225x129.jpg)
![Seorang warga Dusun Sri Pendowo Desa Candimas Kecamatan Abung Selatan mengaku lahan yang sejak lama berdiri sebuah gubuk sederhana milik keluarganya diklaim masuk aset milik Balai Besar Wilayah Sekampung (BBWS) Lampung.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0126-225x129.jpg)
![Dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus mewujudkan penyelenggaraan pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepastian hukum, Kepala Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Mesuji, Endi Purnomo, melaksanakan koordinasi dengan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Mesuji, Kompol Trisno Sigit, S.H., M.H., pada Rabu (15/07/2026).[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0125-225x129.jpg)


![Jajaran Polres Mesuji mencatat capaian positif selama periode 1 Juli hingga 14 Juli 2026, di mana sebanyak 80 pucuk senjata api rakitan (Senpira) berbagai jenis serta 85 butir amunisi berbagai kaliber berhasil diserahkan secara sukarela oleh masyarakat melalui peran aktif para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di wilayah Kabupaten Mesuji.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA01301-129x85.jpg)
![Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0128-129x85.jpg)
![Seorang warga Dusun Sri Pendowo Desa Candimas Kecamatan Abung Selatan mengaku lahan yang sejak lama berdiri sebuah gubuk sederhana milik keluarganya diklaim masuk aset milik Balai Besar Wilayah Sekampung (BBWS) Lampung.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0126-129x85.jpg)


