Haluan Negara Penting Diwujudkan

Kamis, 31 Agustus 2023 | 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Beberapa tahun belakangan ini mulai marak lagi diskusi tentang pentingnya haluan negara untuk kesinambungan pembangunan, transformasi ekonomi, pertahanan dan keamanan dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta mengusulkan kepada Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Janedjri M. Gaffar agar memberikan perhatian pada pembahasan dan kajian urgensi Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

“Yang ingin saya katakan haluan negara harus dibahas datangkan ahli-ahli dan negarawan yang luar biasa di Indonesia supaya orang yakin haluan negara itu penting diwujudkan. Karena negara yang luas begini dengan berbagai variasi suku agama bahasa yang beraneka ragam ini haluan negara itu penting,” papar I Wayan saat rapat Komisi III dengan Sekjen MPR dan DPD RI, Membahas RKA K/L TA 2024 dalam Nota Keuangan RAPBN TA 2024, di Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Baca Juga:  Komisi II DPR RI Target Selesai RUU Pilkada Tahun ini 

Dia mengungkapkan, setelah melakukan serap aspirasi ke daerah-daerah dia menemukan adanya kehendak dari banyak kalangan untuk menghidupkan lagi GBHN. Wacana menghidupkan GBHN mengemuka meskipun masih menjadi perdebatan. Sejarah GBHN terlanjur lekat dengan Orde Baru, namun sejatinya sudah terbentuk di rezim sebelumnya dengan wujud Manifesto Politik Republik Indonesia yang merupakan pemikiran Presiden Sukarno.

“Ketika kami ke daerah-daerah, haluan negara ini tetap dituntut dengan berbagai cara, yang paling baik haluan negara mesti diwujudkan karena undang-undang yang ada tidak terlalu efektif tidak punya daya ikat, kita belum berbicara mengenai Amandemen, tapi kita bicara haluan negaranya dulu di bagian mana haluan Negara itu nyantol?” jelas I Wayan.

Baca Juga:  Budhi Condrowati Apresiasi Reaktivasi BPJS PBI

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, ada negara besar yang punya haluan negara 100 tahun, belum habis program 100 tahun itu sudah bikin 100 tahun berikutnya. Sebagai Anggota Dewan dari Dapil Bali, dia mencontohkan, bahwa Bali hanya sekedar daerah dia udah punya program 100 tahun ke depan. “Pak bayangkan kalau negara sebesar ini mengabaikan haluan negara itu maksudnya, Pak,” ujar I Wayan.(*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda
Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Didorong Hingga 20%
Putri Zulhas: Banyak Perusahaan di Lampung tak Patuh Aturan!
Guru Sejahtera, Pendidikan Berkeadaban
Pemprov Lampung-Komisi XII DPR Bahas Pengelolaan Sektor Energi
Lampung-In Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu
Warga Dusun Rejosari Tanggamus Minta Hentikan Tambang Ilegal
Merdeka Institute Kecam Pemerintah dalam Kasus Teror Ketua BEM UGM

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:20 WIB

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:08 WIB

Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Didorong Hingga 20%

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:48 WIB

Putri Zulhas: Banyak Perusahaan di Lampung tak Patuh Aturan!

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:09 WIB

Guru Sejahtera, Pendidikan Berkeadaban

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:35 WIB

Pemprov Lampung-Komisi XII DPR Bahas Pengelolaan Sektor Energi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda

Minggu, 22 Feb 2026 - 13:20 WIB

#indonesiaswasembada

Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Didorong Hingga 20%

Minggu, 22 Feb 2026 - 13:08 WIB

Putri Zulhas Komisi XII DPR RI

#indonesiaswasembada

Putri Zulhas: Banyak Perusahaan di Lampung tak Patuh Aturan!

Minggu, 22 Feb 2026 - 12:48 WIB

#indonesiaswasembada

Guru Sejahtera, Pendidikan Berkeadaban

Sabtu, 21 Feb 2026 - 13:09 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung-Komisi XII DPR Bahas Pengelolaan Sektor Energi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:35 WIB