Halal Bihalal IKAL Lemhannas KSA XIII, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 12 April 2025 | 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Alumni Lemhanas Angkatan XIII 2005 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan kompleks di tengah ketidakpastian ekonomi global, rencana kenaikan tarif impor oleh Amerika Serikat, gejolak politik dalam negeri, serta meningkatnya polarisasi masyarakat.

Karenanya, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menjadi faktor kunci dalam menciptakan stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Persatuan nasional bukan sekadar retorika, melainkan kebutuhan strategis untuk memastikan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo dapat berjalan efektif.

“Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan aset strategis bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan politik domestik dan ketidakpastian perekonomian global. Dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat terhadap kebijakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo, mulai dari negosiasi diplomatik, intervensi moneter, hingga efisiensi anggaran, adalah kunci untuk menciptakan stabilitas politik dan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Bamsoet dalam sambutannya di acara Halal Bihalal Alumni Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Lemhanas Angkatan XIII di Parle Senayan Jakarta, Jumat (11/4/24).

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, persatuan antar elemen masyarakat memberikan landasan bagi stabilitas politik. Kondisi politik yang stabil memungkinkan pemerintah untuk melaksanakan reformasi dan kebijakan strategis dengan lebih konsisten.

Baca Juga:  Tinjau Pasar Way Batu, Wagub Jihan Pastikan Pasokan Pangan Terjaga

Sikap gotong royong dan kesatuan bangsa membantu mengurangi polarisasi, sehingga perbedaan pendapat dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, bukan kekerasan.

“Di tengah dinamika aksi demonstrasi dan perbedaan pandangan, persatuan mampu meredam konflik yang berpotensi memecah belah bangsa. Dengan mengedepankan musyawarah dan komunikasi konstruktif, masyarakat dapat bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang ada tanpa menimbulkan instabilitas yang mengganggu stabilitas ekonomi dan politik nasional,” kata Bamsoet.

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, pemerintah membutuhkan dukungan luas untuk menerapkan kebijakan strategis, seperti reformasi subsidi, pembangunan infrastruktur, dan penciptaan lapangan kerja. Ketika semua elemen bangsa menunjukkan dukungan yang solid terhadap kebijakan pemerintah, kepercayaan investor akan lebih mudah tumbuh. Kepercayaan ini sangat penting untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil

“Melalui semangat gotong royong, penguatan nilai-nilai Pancasila, dan upaya bersama untuk mewujudkan visi ekonomi yang mandiri, Indonesia dapat mengatasi guncangan eksternal dan menyalurkan potensi pertumbuhan nasional. Karena itu, menjaga persatuan adalah prasyarat untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah di tengah gejolak global,” ujar Bamsoet.

Baca Juga:  Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob

Halal Bihalal sekaligus reuni Alumni KSA XIII Lemhanas tahun 2005 ini merupakan upaya menjaga hubungan silahturahmi persahabatan 20 tahun.

“Dulu kita pernah bertemu dan berkumpul dengan pakaian gagah dengan pangkat bintang berderet. Seiring berjalannya waktu kita melihat karir teman-teman melesat. Ada yang berhasil menjadi seperti Jenderal Djoko Santoso Panglima TNI, Kepala Staff, Laksamana Tedjo Edhy Menkopolhukam, Jenderal Pol Budi Gunawan Kepala BIN dan sekarang Menko Polkam, Wakasal, Wakasau, Kasad, Waka Bais, Anggota DPR RI, Anggota BPK RI, Wakapolri, Kabareskrim, Ketua Komisi DPR RI, Ketua DPR, Ketua MPR, Duta Besar hingga Gubetnur, Bupati dan Walikota. Kini, setelah 20 tahun berpisah, kita berkumpul kembali dengan umur yang tidak lagi muda. Namun semangat persahabatan kita tetap menyala,” pungkas Bamsoet.(*)


Penulis : Heri S


Editor : Rudi


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial
Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal
PM Italia: Belanja Keamanan Penting
Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:02 WIB

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial

Minggu, 8 November 2026 - 13:19 WIB

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Berita Terbaru

Hossein Mohebbi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 Nov 2026 - 13:19 WIB

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB