Gus Jazil Terpilih sebagai Ketua Jamiyah Mudarasah Al-Quran Jatim

Senin, 7 Maret 2022 | 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo
GRESIK – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid terpilih sebagai Ketua Jamiyah Mudarasah Al-Quran (JMQ) Jawa Timur (Jatim). Keputusan ini diambil dalam pertemuan para alumni JMQ Jatim di Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin, Kertosono, Sidayu, Gresik, Minggu (6/3).

JMQ merupakan kumpulan para pengkaji Al-quran. Selain memilih ketua JMQ, dalam forum tersebut juga memutuskan pusat kegiatan JMQ Jatim berada di Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin Gresik.

Anggota JMQ Jatim ini sebelumnya adalah mereka yang belajar memperdalam Alquran di Jakarta.

Kebanyakan dari mereka alumni Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta dan Institut Ilmu Alquran (IIQ) Jakarta. Mereka tergabung dalam JMQ Keluarga Mahasiswa Jatim di Jakarta.

”Tapi karena sekarang kita sudah bukan mahasiswa lagi, ya kita hilangkan kata ’mahasiswanya’ menjadi JMQ Jawa Timur saja,” ujar Gus Jazil-sapaan akrab Jazilul Fawaid.

Usai terpilih sebagai Ketua JMQ Jatim, Gus Jazil mengatakan, nantinya segera dibentuk pengurus harian agar roda organisasi berjalan dengan efektif. Selain itu, juga akan disusun berbagai program kegiatan di antaranya membuat modul pembelajaran Alquran, pelatihan kepemimpinan dalam Alquran, pelatihan nagham atau seni memperindah bacaan Alquran, serta berbagai kegiatan lainnya untuk lebih mensyiarkan Alquran.

Baca Juga:  Narkoba Ancaman Serius Bangsa, GANNAS Jabar Serukan Perlawanan

”Nanti akan kita susun programnya dan saya berharap JMQ ini bisa terbuka untuk umum sehingga kita bisa merekrut anggota. Misalnya program pelatihan nagham, saat ini sudah mengalami penurunan,” katanya.

Gus Jazil yang juga Ketua Ikatan Alumni PTIQ Jakarta ini mengaku bersyukur dan senang bisa bertemu dengan para alumni JMQ Jatim di Jakarta, setelah puluhan tahun berpisah. Mereka berasal dari berbagai angkatan, mulai angkatan 80-an hingga angkatan muda.

”JMQ dulu tempat kita berkekeluargaan. Saya merasa terhormat bisa bertemu para alumni JMQ dari Jakarta,” ungkapnya.

Salah satu alumni JMQ Jatim di Jakarta, Ahmad Akhid Sufiaji mengatakan penting dibentuk JMQ Jatim sebagai wadah para alumni JMQ Jatim di Jakarta.

”Ini bisa menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar alumni. Sentralnya disini (Ponpes Modern Sunanul Muhtadi Gresik). Nanti akan ada tahasus Alquran. Kita bisa desain pendidikan Alquran yang menyenangkan. Kita akan buat pertemuan-pertemuan, meski nggak sesering seperti dulu ketika masih di Jakarta,” urainya.

Baca Juga:  Novriwan: Ide Asli Lebih Bernilai dari pada Hasil Buatan AI

Wadah ini juga bisa menjadi penjembatan antara alumni JMQ Jatim dengan yang ada di Jakarta. ”Ini bagus sebagai wadah organisasi alumni JMQ agar tidak ada kesenjangan alumni senior dan junior. Ada saluran yang terhubung dengan JMQ Pusat,” urainya.

Alumni lainnya, Nyai Hj. Umi Hasunah Zaimuddin– pengasuh Asrama Hurun Iin Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang yang juga Direktur Pusat Studi Alqur’an – PSQ Unipdu Jombang mengaku sangat senang terselenggaranya pertemuan antaralumni JMQ Jatim. Menurutnya, puluhan tahun silam sejak pulang dari Jakarta, pernah ada yang menggagas pertemuan antar alumni, namun tidak cukup berhasil.

”Kita perlu ada ketokohan. Harus ada yang merangkul kita karena sebenarnya gagasan ini dulu sudah ada sejak lama, tapi tak berjalan karena nggak ada ketokohan,” katanya.

”Kita orang-orang (yang mengkaji) Alquran harus ada wadahnya dan harus ada yang mengajak. Ayo kita berjalan bersama-sama. Yang mengajak ada, yang diajak pun ada. Kami siap kalau ada apa-apa yang terkait Alquran. Kami siap kalau diundang,” ujar alumni IIQ Jakarta angkatan 81 ini. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian As-Iran
Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
MAHASISWA GAET PELAKU UMKM GUNA BERI EDUKASI BUDIDAYA MAGGOT UNTUK KURANGI SAMPAH ORGANIK DI KUPANG TEBA
Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Gandeng Kelurahan dan Kader Posyandu Sosialisasikan Manfaat Daun Kelor
Kelompok 62, Edukasi SMPN 40 Tentang Bahaya Judol
Sikap Humanis Anggota Polres Mesuji Terhadap Seorang Ibu Saat Aksi Penangkapan Pelaku Kejahatan Tuai Pujian
Xiplomacy: Tuan Rumah bagi Dunia, Bangun Masa Depan
Way Kanan Terima Penghargaan Kabupaten Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian As-Iran

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:19 WIB

MAHASISWA GAET PELAKU UMKM GUNA BERI EDUKASI BUDIDAYA MAGGOT UNTUK KURANGI SAMPAH ORGANIK DI KUPANG TEBA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Gandeng Kelurahan dan Kader Posyandu Sosialisasikan Manfaat Daun Kelor

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Kelompok 62, Edukasi SMPN 40 Tentang Bahaya Judol

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian As-Iran

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:41 WIB

#indonesiaswasembada

Kelompok 62, Edukasi SMPN 40 Tentang Bahaya Judol

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:31 WIB