Gubernur Lampung Ajak APINDO Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Lampung yang Inklusif

Senin, 22 Juni 2026 | 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-8 Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung di Ballroom Hotel Emersia, Senin (22/6/2026).

Gubernur menyampaikan bahwa Musprov APINDO menjadi momentum strategis untuk merumuskan program kerja lima tahun ke depan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui Musprov ini, kita berharap lahir program-program strategis lima tahun ke depan. Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, APINDO merupakan mitra penting untuk bersama-sama membangun dan meningkatkan kemajuan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu kekuatan utama penggerak perekonomian Lampung. Menurutnya, berbagai potensi unggulan desa, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga peternakan, harus mampu dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru dengan nilai tambah yang lebih besar.

Gubernur menjelaskan, arah pembangunan ekonomi ke depan harus bergeser dari pola trickle down effect menuju konsep bottom up economy, yakni ekonomi yang tumbuh dari desa dengan memperkuat produktivitas masyarakat, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai tambah dari potensi lokal.

“Industri harus bersifat inklusif. Kita ingin desa menjadi lebih kuat, produktif, dan memiliki nilai tambah. Karena kekuatan ekonomi Lampung tidak hanya berada di kota, tetapi juga ada di desa-desa,” tegasnya.

Ia memaparkan bahwa struktur ekonomi Lampung saat ini masih sangat dipengaruhi oleh sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Lampung pada triwulan I tahun 2026 tumbuh sebesar 5,58 persen secara tahunan (year on year), dengan sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan menjadi sektor utama penopang ekonomi daerah.

Baca Juga:  Lampung Dorong Hilirisasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul yang harus didukung dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi, khususnya protein. Menurutnya, Lampung memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan dan sumber protein nasional, sehingga perlu ada upaya bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan berkualitas.

“SDM unggul membutuhkan asupan nutrisi yang baik. Kita memiliki sumber protein yang besar, tetapi tantangannya adalah bagaimana memastikan potensi tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Gubernur.

Rahmat Mirzani Djausal juga menekankan pentingnya kebijakan pembangunan yang berpihak pada desa. Ia menyebut selama ini sebagian besar pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan, sehingga diperlukan strategi agar aktivitas ekonomi di desa semakin berkembang.

“Harapan saya, APINDO dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di desa-desa, menjadi penggerak investasi, sekaligus membantu menaikkan kelas UMKM agar lebih kompetitif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung berada pada hilirisasi. Menurutnya, sekitar 80 persen peningkatan nilai tambah berada pada proses pengolahan produk, sehingga komoditas unggulan daerah tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

“Kita harus memperkuat hilirisasi. Produk pertanian Lampung harus diolah sehingga memiliki nilai tambah lebih tinggi dan membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.

Gubernur turut memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk tujuh program prioritas pembangunan dan tiga Program Hasil Terbaik Cepat yang diarahkan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Lampung menunjukkan tren positif.

Baca Juga:  GAK, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruang

Pertumbuhan investasi, aktivitas perdagangan, serta peningkatan daya beli masyarakat menjadi indikator bahwa ekonomi daerah terus bergerak. Data BPS mencatat nilai ekspor Lampung Januari 2026 mencapai US$500,14 juta dengan neraca perdagangan mengalami surplus sebesar US$411,47 juta.

Sementara itu, Ketua DPP APINDO Lampung Ary Meizari Alfian dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musprov ke-8 APINDO Lampung menjadi refleksi perjalanan dunia usaha selama lima tahun terakhir.

Ia mengungkapkan bahwa ketika kepengurusan sebelumnya menerima amanah pada 2021, dunia usaha menghadapi tekanan besar akibat pandemi Covid-19. Namun, APINDO Lampung terus berupaya bertahan, tumbuh, dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“APINDO harus terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah, menjadi suara dunia usaha yang solutif, objektif, dan konstruktif,” ujar Ary.

Ia menyebut selama periode kepengurusannya, APINDO Lampung telah melaksanakan lebih dari 200 kegiatan organisasi, menjalin kerja sama dengan sekitar 50 mitra strategis, serta merealisasikan sekitar 90 persen program kerja yang telah direncanakan.

Mengusung tema “Dengan Semangat Indonesia Incorporated, Indonesia Kuat, Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, Musprov DPP APINDO Lampung diharapkan mampu melahirkan kepengurusan dan program kerja yang semakin memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan ekonomi daerah.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan dan apresiasi DPP APINDO Lampung yang diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam penguatan dunia usaha di Provinsi Lampung.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya
Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48
Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini
Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:13 WIB

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru

Berita Utama

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 Sep 2026 - 11:13 WIB


Foto yang diabadikan pada 21 September 2026 ini menunjukkan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), tempat penyelenggaraan ajang WorldSkills Competition ke-48, di Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 Sep 2026 - 09:48 WIB


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 Sep 2026 - 09:41 WIB

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB