Gubernur Laksanakan Sinkronisasi RPJMD, Mengakselerasi Program Prabowo

Selasa, 11 Maret 2025 | 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan sinkronisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk mengakselerasi program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya pengembangan pedesaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam Orientasi Perencanaan Pembangunan Daerah kepada ASN di Lingkungan Bappeda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Selasa (11/3/2025).

Gubernur Mirza menekankan pentingnya peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah yang matang dan terarah agar sinkron dengan pembangunan nasional yang dilakukan Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Sosialisasi Kelayan Binter, Afan S: Kesempatan Klien Pemasyarakatan Perbaiki Diri

Kegiatan ini turut dihadiri Inspektur Provinsi Lampung Bayana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, Kepala Bappeda Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Kepala BPKAD Provinsi Lampung Marindo, dan jajaran Bappeda Provinsi Lampung.

“Kami yakin, segala sesuatu yang baik berawal dari perencanaan yang baik. Oleh karena itu, saya menitipkan kepada Bappeda Provinsi Lampung yang sedang menyusun RPJMD, mempersiapkan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), dan lain-lain, agar menjadi motor terdepan dalam perencanaan pembangunan Provinsi Lampung ke depan,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya sinkronisasi RPJMD dengan RPJMN ini agar terintegrasi tidak saja di tingkat Provinsi, tapi juga perencanaan pembangunan kabupaten/kota hingga tingkat desa.

Baca Juga:  Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Dia meminta agar program tersebut difokuskan pada peningkatan pendapatan per kapita masyarakat. “Artinya, kita ingin ada nilai tambah di desa-desa terhadap komoditas di Lampung,” tegas Gubernur Mirza.

Dengan perencanaan yang matang dan terarah, Provinsi Lampung dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.##


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Pemprov Lampung, Bappeda

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB