Fraksi PKS Apresiasi Menlu RI Yang Tegas Tidak Akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Sabtu, 13 April 2024 | 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengapresiasi ketegasan Menlu RI yang tidak akan menormalisasi hubungan dengan penjajah Israel di tengah banyak tekanan terhadap Indonesia agar mulai melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

“Apresiasi Ibu Menlu yang dengan tegas membantah isu normalisasi hubungan dengan Israel. Fraksi PKS terus mendukung dan mengawal sikap yang merupakan cerminan konstitusi kita tersebut,” tegas Jazuli.

Ketegasan sikap tersebut, lanjut Jazuli, diharapkan merupakan sikap bulat dan kompak jajaran pemerintahan lainnya terutama (kementerian) bidang ekonomi karena isu normalisasi kembali mencuat dikaitkan dengan rencana bergabungnya Indonesia menjadi anggota OECD atau Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.

Baca Juga:  DPR Ingatkan Beban Utang Negara , Bunga Capai Rp 599,4 Triliun

“Tidak ada alasan apapun yang membuat Indonesia menormalisasi hubungan dalam bentuk apapun dengan zionis Israel yang nyata-nyata melakukan penjajahan dan genosida atas rakyat Palestina,” tandas Jazuli.

Jazuli Juwaini yang juga Wakil Presiden Anggota Parlemen Muslim Dunia (IIFP) menegaskan, bagi Indonesia penolakan atas Israel adalah amanat konstitusi yang secara tegas menyatakan tugas dan tanggung jawab untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan di atas dunia.

Baca Juga:  Perusahaan Robotika Tiongkok Jajaki Mitra di Indonesia

“Israel jelas menjajah bangsa Palestina, merampas tanah mereka, dan membantai warga sipil anak-anak, perempuan, dan orang tua. Normalisasi hubungan dengan penjajah jelas menciderai amanat konstitusi, melukai perasaan kolektif rakyat Indonesia, sehingga haram hukumnya,” tegas Jazuli.

Sebaliknya, lanjutnya, Indonesia berdiri tegak membela hak-hak rakyat Palestina hingga memperoleh kemerdekaannya. “Sampai kapanpun Indonesia pro Palestina dan anti penjajah Israel,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi
Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok
Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob
Pemprov Lampung Dukung Langkah Pemerintah Pusat Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Sertifikasi Tanah MBR
Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor
Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:04 WIB

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 21:01 WIB

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIB

Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 3 November 2026 - 19:14 WIB

Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027

Selasa, 3 November 2026 - 19:01 WIB

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob

Berita Terbaru

Delegasi pemuda Indonesia mengunjungi Kota Kuno Pingyao di Jinzhong, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:01 WIB

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) Yassierli (ketujuh dari kiri) dan para pejabat, serta perwakilan dari PT IWIP berfoto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Tanjung Ulie, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada 2 November 2026. (Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia/Xinhua)

Berita Utama

Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:55 WIB