FIMRI Berharap Kemendagri Pilih Pj Walikota yang Sesuai Harapan Warga

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum FIMRI Robert Hendriko/Ist

Ketua Umum FIMRI Robert Hendriko/Ist

Laporan: Anis

Pekanbaru – Ditengah gonjang-ganjing siapa yang akan menjabat Pj Walikota Pekanbaru dan Pj Bupati Kampar, banyak bermunculan spekulasi yang berupaya menggiring opini untuk mempengaruhi kebijakan Pusat dalam hal ini Kemendagri.

Merespon hal tersebut, Forum Intelektual Muda Riau Indonesia (FIMRI) melalui Ketua Umum Robert Hendriko berharap Kemendagri untuk benar-benar memilih dan atau menentukan Pj Walikota Pekanbaru dan Kampar sesuai dengan harapan (ekspektasi) warga Pekanbaru yang selama ini menginginkan pemimpin yang benar benar berpihak kepada masyarakat. Begitu juga dengan Pj Bupati Kampar.

Menurut Robert terlalu banyak problem yang terjadi di Pekanbaru dalam kurun waktu 10 tahun ini. Misalnya masalah banjir, sampah, sosial serta masalah masalah lain seperti dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Pemimpin Pekanbaru.

Baca Juga:  Mirza Yakini Perbaikan Jalan Dongkrak Petani Lampung Lebih Sejahtera

Serta masalah pengungsi Rohingya yang sudah bertahun tahun stay di Pekanbaru dan berkali kali melakukan demo meminta di pulangkan ke Negara ketiga. Namun hingga saat ini keinginan mereka belum terakomodir.

“Banyak sekali sengkarut dan masalah yang hingga saat ini belum terselesaikan oleh Walikota Pekanbaru. Tentu ini menjadi PR besar bagi Pj Walikota nanti,” kata Robert kepada media, Rabu (11/5) malam.

Dengan situasi Pekanbaru yang karut marut ini, kata Robert dibutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan problem solver serta pekerja keras dan mampu berdiri diatas semua golongan. Selain itu juga memiliki wawasan nasional yang mampu membangun dan merajut serta merawat keberagaman.

Baca Juga:  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari, Bicara Kerja Sama Bidang Pendidikan, Ekonomi, dan kemanusiaan

“Kita ingin membangun Riau lebih baik lagi dengan memulai Pekanbaru sebagai barometer semua dimensi, mulai dari dimensi sosial, politik,agama dan budaya. Untuk itu kami berharap Kemendagri dapat membaca keinginan warga Pekanbaru dengan menghadirkan Pemimpin (red-Pj Walikota Pekanbaru) yang benar benar dan serius untuk membangun Pekanbaru kearah yang lebih baik lagi,” pungkas Robert Hendriko.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kondisi Jalinsum yang Baik Cuma 33,45%, Klaimnya 88,64%, Parah!
Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial
Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang
Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia
ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%
Kecelakaan Bus ALS vs Tangki BBM: Musibah Besar!
Gubernur Lampung Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan
Polsek Mesuji Timur Amankan Provokator Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:36 WIB

Kondisi Jalinsum yang Baik Cuma 33,45%, Klaimnya 88,64%, Parah!

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:18 WIB

Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:49 WIB

Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:46 WIB

ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kondisi Jalinsum yang Baik Cuma 33,45%, Klaimnya 88,64%, Parah!

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:36 WIB

#indonesiaswasembada

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

Ibas

#indonesiaswasembada

Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:18 WIB

#indonesiaswasembada

Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:49 WIB

#indonesiaswasembada

ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:46 WIB