FIMRI Berharap Kemendagri Pilih Pj Walikota yang Sesuai Harapan Warga

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum FIMRI Robert Hendriko/Ist

Ketua Umum FIMRI Robert Hendriko/Ist

Masih Simpang Siur dan Spekulatif

Dilansir dari VoxIndonesia.com, sejauh ini belum ada kepastian siapa yang akan menjadi Pejabat Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar setelah berakhir jabatan Firdaus MT dan Catur Sugeng Susanto, 22 Mei 2022 mendatang. Kabar yang beredar Muflihun sebagai Pejabat Walikota Pekanbaru dan Imron Rosyadi sebagai Pejabat Bupati Kampar.

Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Muhammad Firdaus ketika dikonfirmasi VOXindonews, Rabu (11/5), mengakui belum mengetahui nama yang disetujui Mendagri. ”Belum. Sampai sekarang belum ada pemberitahuan atau SK-nya sampai ke kita,” ujarnya.

Menurut Firdaus, jika SK-nya sudah diteken Mendagri, nanti diserahkan ke Gubernur Riau Syamsuar. Setelah itu baru diserahkan ke Biro Pemerintahan. ”Kita menunggu dari Pak Gubernur,” katanya.

Baca Juga:  Pengamat: Kedaulatan Ekonomi Prabowo Harus Berbasis Ekonomi Pancasila dan Kemandirian Bangsa

Hari ini beredar kabar nama Muflihun, Sekretaris DPRD Provinsi Riau sebagai Pejabat Walikota Pekanbaru dan Imron Rosyadi, Kadisnakertrans Riau sebagai Pejabat Bupati Kampar. Kabar burung ini cepat beredar di media sosial, meskipun belum ada konfirmasi.

Kalau benar kabar tersebut, ini suatu kejutan. Sebab, nama Muflihun tidak masuk tiga nama yang dikirim Gubernur Riau Syamsuar  ke Mendagri. Syamsuar mengusulkan Masrul Kasmy, Asisten I Setda Riau, Bobby Rachmat, Kadispora Riau dan M. Edy Afrizal, Kepala BPPD Riau, sebagai calon Pejabat Walikota Pekanbaru.

Sedangkan Imron Rosyadi memang masuk salah satu dari tiga nama yang diusulkan Gubernur Riau untuk Pejabat Bupati Kampar. Selain Edy, adalah Zulkifli Syukur, Karo Kesra dan Roni Rachmat, Kadis Pariwisata Riau. Ketiganya adalah pejabat tinggi pratama atau eselon II sebagaimana ketentuan Kemendagri.

Baca Juga:  Andreas: Wajah Indonesia Rusak di Dunia Internasional

Menurut Firdaus, Mendagri  bisa saja menetapkan nama lain diluar nama tersebut. ”Itu memang wewenang Mendagri,” ujarnya. Namun dia yakin Mendagri akan memperhatikan usulan Gubernur Riau.

Selain Muflihun, nama lain yang disebut-sebut sibuk bermanuver di Jakarta adalah  SF. Haryanto, Sekda Provinsi Riau, Muhammad Jamil, Sekda Kota Pekanbaru. Mereka melakukan lobi dan pendekatan ke Kemendagri.

SF Haryanto awalnya agak menguat karena punya jalur dekat ke Kemendagri. Namun karena persyaratannya Eselon II, Haryanto tak terlalu menggebu-gebu. Sedangkan untuk pejabat Bupati Kampar tidak terlalu ketat persaingannya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga
Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela
Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Warga Ramaikan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12 WIB

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WIB

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:59 WIB

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Berita Terbaru

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:02 WIB

#indonesiaswasembada

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:01 WIB

#indonesiaswasembada

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:59 WIB