Fadel : Asing Mempertanyakan Kontestan Pemilu Masih Menjadi Bagian Dari Pemerintah

Selasa, 21 November 2023 | 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

GORONTALO – Wakil Ketua MPR RI yang juga Anggota DPD dapil Gorontalo Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad menghimbau masyarakat tetap tenang, tidak larut dengan suhu politik jelang pemilu 2024 yang terus menghangat. Meski begitu, Fadel percaya, kegaduhan dunia politik yang semakin sering terjadi, akhir-akhir ini merupakan polemik diantara elit parpol, tidak merembes hingga ke akar rumput.

Fadel juga percaya, pemerintah akan taat dan patuh terhadap perundangan yang mengatur pemilu. Pemerintah juga akan amanah dan konsisten menjaga agar pemilu berlangsung secara jujur dan adil.

Baca Juga:  Ketika Mencari Nafkah Kian Berat

“Pelaksanaan pemilu yang jurdil, menjadi pertaruhan kepemimpinan Jokowi. Karena itu, seluruh aparat tanpa terkecuali, termasuk TNI, Polri, dan ASN harus bersikap netral,” ungkap Fadel Muhammad. Pernyataan itu disampaikan Fadel di tengah kesibukannya melakukan kunjungan kerja ke Gorontalo, Senin (20/11/2023).

Fadel tidak menampik kekhawatiran sebagian masyarakat yang menyangsikan bakal tidak netralnya aparat. Apalagi, salah satu kontestan pemilihan presiden, terdapat anak dari Presiden Joko Widodo. Karena itu Fadel mengingatkan pentingnya netralitas aparat.

“Stop larang-melarang terhadap salah satu kontestan, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Pemerintah juga harus menunjukkan contoh-contoh prilaku yang baik bagi seluruh masyarakat, bukan malah sebaliknya,” kata Fadel menambahkan.

Baca Juga:  Jihan Lepas THLC Wakili Lampung di Kompetisi Paduan Suara Internasional

Pelaksanaan pemilu di Indonesia, kata Fadel tak luput dari perhatian dunia internasional. Beberapa koleganya dari luar negeri mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan pilpres dan pileg. Antara lain, menyoal kontestan yang masih menjadi bagian dari pemerintah.

“Pertanyaan itu saya jawab bahwa aturan di kita belum terlalu jelas. Dan itu menjadi salah satu kekurangan dari UU pemilu kita. Karena itu, sangat penting para kandidat memiliki dan menjaga moral selama proses pemilihan umum,” tutup Fadel.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun
Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

Berita Terbaru


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan warga memeriksa lokasi pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah pasar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:19 WIB