Evita Nursanty : Perlu Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus

Rabu, 14 Juni 2023 | 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komisi VI FPDIP DPR RI Evita Nursanty mendukung PT. Aviasi Pariwisata Indonesia/InJourney (holding BUMN Pariwisata Indonesia) untuk dapat memperoleh tambahan Penyertaan Modal Negara (PNM) untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Mandalika. Namun dirinya juga memberikan beberapa catatan kepada Direktur Utama InJourney Dony Oskaria.

“Yang pertama adalah catatan saya mengenai sirkuit Mandalika. Kita ke depannya ini Pak Dirut, harus memastikan agar sirkuit Mandalika itu, kita harus meningkatkan event-event. Jadi, event itu tidak hanya pada bulan Maret dan bulan Oktober,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI dengan Dirut PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (IFG) dan PT. Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/6)

Peningkatan sejumlah event di Mandalika ini diperlukan karena Mandalika ini merupakan investasi jangka panjang, sementara kontrak penyelenggaraan dengan MotoGP sendiri hanya sampai 10 tahun. Sehingga, ia menilai perlu adanya rencana ke depan setelah 10 tahun ini seperti apa agar sirkuit Mandalika ini nantinya tidak seperti terlantar seperti proyek Hambalang.

Baca Juga:  Lampung Begawi, Seriusi, Jangan Ditelan Bumi

Kemudian, Evita juga menyampaikan catatan berikutnya yakni mengenai pariwisata. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menyoroti mengenai peningkatan jumlah kunjungan pariwisata di Indonesia yang belum kembali ke dalam kondisi normal seperti sebelum pandemi. Sehingga perlu ada inovasi-inovasi baru yang harus dilakukan oleh InJourney agar dapat meningkatkan kunjungan pariwisata Indonesia.

“Kalau kita lihat negara tetangga kita mereka sudah kembali (pulih pariwisata), Pak. Bayangkan Thailand itu tahun 2022 mereka itu sudah kedatangan 11 juta Wisman, Malaysia 10 juta, Singapura 6,3 juta. Sementara kita perkembangan kita belum begitu banyak. Oleh karena itu, InJourney nggak bisa santai-santai dalam hal ini, Pak Dirut harus tancap gas nih, Pak. Bagaimana kita juga tidak kalah dengan negara-negara tetangga kita dalam mendatangkan wisatawan-wisatawan yang ada,” tuturnya.

Baca Juga:  IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Terkait optimalisasi pariwisata, Legislator dapil Jawa Tengah III itu juga meminta Injourney untuk mengoptimalkan situs yang dimiliki InJourney. Yaitu dengan cara memberikan fasilitas yang dapat diakses dengan berbagai Bahasa Internasional agar wisatawan asing dapat memperoleh informasi di situs InJourney dengan jelas. Serta InJourney, sebagai holding BUMN Pariwisata, juga perlu melakukan cross selling.

“Website InJourney ini tidak link ke HIG, tidak link ke ITDC, tidak link ke Angkasa Pura, kepada perusahaan-perusahaan di bawah Bapak. Harusnya ketika buka perusahaan InJourney, mereka bisa lihat informasi mengenai hotel di Indonesia, mereka bisa lihat informasi mengenai TWC dan lain-lain. Harus dilakukan, itulah gunanya holding. Kalau nggak untuk apa ada holding? untuk sinergitas di dalam marketing, kan gitu Pak,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru
Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru
Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat
Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz
Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat
Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’
Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’
Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Berita Terbaru

Berita TNI

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Okt 2026 - 12:37 WIB

Berita Utama

Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru

Senin, 5 Okt 2026 - 12:13 WIB

Foto yang diabadikan pada 30 September 2026 ini memperlihatkan upacara pembukaan Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta. (Xinhua)

Berita Utama

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:13 WIB

Berita Utama

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:08 WIB

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB