Elfianah: Bed Dryer Mutus Ketergantungan Petani

Kamis, 25 Juni 2026 | 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUPATI Mesuji dan Gubernur Lampung saat memastikan persoalan petani dapat diminimalisir [Na]

BUPATI Mesuji dan Gubernur Lampung saat memastikan persoalan petani dapat diminimalisir [Na]

BUPATI Mesuji Hj. Elfianah Khamami memaparkan bahwa Mesuji saat ini memiliki Luas Baku Sawah (LBS) yang dilindungi oleh Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 28.671 hektar. Sektor potensial ini dipastikan kian menggeliat dengan adanya bantuan sarana prasarana pascapanen modern seperti bed dryer berkapasitas 20 ton yang diserahkan kepada Gapoktan Mekar Jaya Abadi.

​Menurut Elfianah, bantuan teknologi pengeringan ini memiliki nilai strategis guna memutus ketergantungan petani terhadap cuaca saat musim rendeng (penghujan). Lewat optimalisasi alat ini, kualitas gabah dapat dipertahankan dan posisi tawar petani di hadapan para tengkulak semakin kuat.

​Bupati Mesuji mengungkapkan rencana strategis Pemkab Mesuji untuk mereaktivasi program lumbung pangan di setiap desa menggunakan stimulus mesin pengering baru tersebut. Program yang mengadopsi iuran keswadayaan gabah 10 kg per hektar dari petani pasca panen ini sempat mati suri akibat terkendala teknis pengeringan manual.

Baca Juga:  Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

​”Maka tadi saya langsung terpikirkan ketika ada bed dryer ini di setiap desa bahkan mungkin empat desa tadi Pak Gub sampaikan, ini lumbung pangan ini bisa berjalan kembali Pak Gub. Insyaallah dengan adanya bantuan bed dryer ini program ini bisa berkelanjutan,” terangnya optimistis.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Mesuji juga secara khusus mengapresiasi dimulainya proyek pengerjaan infrastruktur jalan provinsi yang menghubungkan ruas Brabasan hingga Wiralaga sepanjang 8,8 kilometer.

Baca Juga:  Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

​”Pembangunan ruas jalan ini merupakan harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Mesuji, karena sudah lama dinanti-nanti oleh masyarakat. Dengan semakin baiknya kondisi jalan, kami yakin mobilitas masyarakat akan semakin lancar, biaya transportasi juga menjadi efisien, serta distribusi hasil pertanian semakin mudah,” pungkasnya.

​Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pembuatan pupuk hayati cair dilanjutkan dengan simulasi penyemprotan lahan persawahan berbasis teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.[]

 


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Keluarga Delapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Lampung Utara Minta Keadilan
Ketika Mencari Nafkah Kian Berat
BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan
Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3
Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro
Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Keluarga Delapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Lampung Utara Minta Keadilan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Ketika Mencari Nafkah Kian Berat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Berita Terbaru

Berita Utama

Ketika Mencari Nafkah Kian Berat

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:28 WIB

Berita Utama

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:40 WIB

Berita Utama

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:55 WIB