Edison Salah Satu Putra Daerah Mesuji, Begini Sosoknya Dimata Kades Sungai Sidang

Rabu, 10 Juli 2024 | 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Ruang kerja 4×8 meter itu terlihat sangat rapi dengan meja kerja dan kursi tamu disusun saling berhadapan. Tak ada ornamen dinding. Suhu terukur dalam temperatur 18 derajat dan itu adalah temperatur yang cukup nyaman jika dibandingkan dengan sengatan matahari di luar jendela.

Kepala Inspektorat Kabupaten Mesuji, Edison Basid, cepat-cepat mendekati kursi tamu sesaat setelah tim media ini mengunjunginya. Pembicaraan ringan segera terjadi dengan ditemani secangkir kopi panas yang asapnya segera mengabarkan kesegaran.

“Inspektorat adalah sapu yang memang harus bersih sebelum benar-benar digunakan,” cuplik Edison Basid seraya menambahkan bahwa dia cukup menikmati berada dalam posisi itu.

Dia sebenarnya adalah sosok pendiam yang jarang diekspos media meski dalam kondisi tertentu dia juga bisa tiba-tiba berubah setegas tentara. Untuk ukuran Kepala Badan di satuan kerja Inspektorat Mesuji dia terbilang menjabat paling lama yakni sejak tahun 2019 lalu.

“Sudah lima tahun menjabat disini, mungkin saya adalah pejabat terlama di posisi ini,”ucapnya pelan.

Lebih dari itu, lelaki dengan nama lengkap, Drs. Edison Basid Habibi, M.Si, CGCAE., adalah putra daerah kelahiran Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara yang tidak pernah melupakan tanah kelahiran. Kejelasan itu terekam dari percakapan media pelita ekspres dengan Kepala Desa (Kades) Sungai Sidang, Gunarmadi terkait kinerja Edison selama ini.

Baca Juga:  Polres Mesuji Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis Lansia di Desa Talang Batu, Ini Motifnya

“Boleh dibilang, dia adalah putra daerah kebanggaan Sungai Sidang,” papar Kades Gunarmadi melalui sambungan telepon. “Jika ada persoalan yang bersinggungan dengan desa tua terutama Desa Kuala Sidang, beliau pasti akan menelpon saya baik untuk mengkonfirmasi atau sekadar mengkoreksi,”ungkapnya.

Dia juga mencatat, dalam hal pengawasan yang bersinggungan dengan kinerja aparatur di desa-desa, sejauh kesalahan tak terlalu fatal, Edison lebih suka mengedepankan pola pembinaan dan edukasi secara kekeluargaan.

“Bahasa tepatnya dinasehati dulu,” ucap Kades Gundamardi. “Dipanggil. Diingatkan. Terus dibina. Dan di luar itu, dia juga menyimpan perhatian khusus terhadap Dusun Kuala Mesuji yang sebagian besar penghuninya memang berasal dari Desa Kuala Sidang.”

Kades Gun, begitu pria itu akrab disaoa tak lupa menjelaskan kalau penyebutan Edison sebagai putra daerah sama sekali bukan asal bunyi. Tapak atas sebutan itu, menurut dia, setidaknya bisa diketahui dari nama salah satu anak sungai di Kuala Sidang yang diambil dari nama nenek Edison Basid.

Baca Juga:  80 Tahun Merdeka, Lalu Hadrian: Kualitas Pendidikan Masih Timpang

“Kami menyebutnya Sungai Repina dan nama itu diambil dari nama Nenek Pak Edison,” jelas Kades Gun.

Hal senada juga diungkapkan tokoh masyarakat adat Mesuji yang juga mantan Kepala Desa Tebing Karya Mandiri, Badrun Ali. Pria yang karib dipanggil Mang Badrun ini mengatakan kalau Nenek Repina adalah isteri dari Licai, orang pertama yang membuka jalur sungai yang kemudian dinamai dengan Sungai Repina.

“Kami biasanya memanggil suami Nenek Repina itu sebagai Kepala Licai sebab dia adalah orang yang mengepalai masyarakat Suku Sugi Waras saat pertama kali datang ke Mesuji,” terang Mang Badrun.##


Penulis : Nara


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Kabupaten Mesuji

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026
Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung
PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark
Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia
Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega
DPC PDI Perjuangan Tubaba Nyatakan Dukungan untuk Sudin sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung 2025–2030
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tulang Bawang Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah Tulang Bawang
Redam Aksi Masa Prajurit TNI Laksanakan Aksi Humanis

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:15 WIB

Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:10 WIB

PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:05 WIB

Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:44 WIB

Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:23 WIB

#CovidSelesai

Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:15 WIB

#CovidSelesai

PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:10 WIB

Jalan yang diperbaiki era Gubernur dan Wakil Gubernur Mirza-Jihan

#CovidSelesai

Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega

Jumat, 29 Agu 2025 - 22:44 WIB