Sorotan Pengelolaan Dana BOS, Kondisi Sarpras SMAN 1 Abung Selatan Jadi Perhatian

Senin, 2 Maret 2026 | 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan BOSDa Tahun Anggaran 2025 di SMAN 1 Abung Selatan menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul adanya dugaan ketidaksesuaian antara realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana dengan kondisi riil di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah disebut mencapai lebih dari Rp77 juta. Namun, hasil peninjauan di lingkungan sekolah menunjukkan masih banyak fasilitas yang mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan optimal.

Hasil peninjauan di lingkungan sekolah menunjukkan sejumlah kerusakan fasilitas, antara lain:

-Sejumlah meja dan kursi siswa dalam keadaan rusak dan dipenuhi coretan;

-Tumpukan meja dan kursi guru yang tidak tertata sehingga mengganggu estetika sekolah;

-Instalasi listrik di beberapa ruang kelas ditemukan mengalami kerusakan, termasuk kabel terbuka yang berpotensi membahayakan keselamatan peserta didik;

Baca Juga:  Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN di Lampung

-Plafon gedung mengalami kerusakan ringan hingga kebocoran;

-Beberapa titik penerangan di ruang kelas tidak berfungsi meskipun fitting lampu tersedia;

-Area halaman dan sudut sekolah ditumbuhi rerumputan liar yang kurang terawat.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas dan transparansi penggunaan dana pemeliharaan yang telah dialokasikan.

Sumber internal sekolah menyebutkan bahwa pengelolaan dana BOS dan BOSDa diduga terpusat pada kepala sekolah. Bendahara sekolah disebut hanya menjalankan fungsi administratif dalam pencairan dana.

“Plafon bolong-bolong. Meja siswa penuh dengan coretan, tapi gak ada upaya untuk pengecatan ulang. Lampu di kelas banyak yang gak dipasang, bahkan di ruang kelas yang baru di rehab separuh saja yang dipasang,” ungkap sumber media ini, Senin, 2 Maret 2026.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran dinilai menjadi opsi terbaik, guna memastikan dana pendidikan yang bersumber dari APBN dan APBD benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar serta keselamatan dan kenyamanan peserta didik.

Baca Juga:  Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

“Harus ada evaluasi lah, tim monitoring kalau turun lapangan juga harus lebih profesional dalam bekerja, periksa semua yang berhubungan dengan dana BOS di sekolah kami ini,” tuturnya.

Hal yang memantik sorotan publik di SMAN 1 Abung Selatan justru tertuju pada alokasi anggaran Pengembangan Perpustakaan yang hampir setiap tahunnya selalu dianggarkan puluhan juta rupiah, namun tidak tampak peningkatan mutu kualitas ruang baca perpustakaan sekolah disana.

Diketahui pada tahun 2025, Pengembangan Perpustakaan SMAN 1 Abung Selatan digelontorkan anggaran sebesar Rp60 juta rupiah.

Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan Kepala SMAN 1 Abung Selatan belum bisa dikonfirmasi guna mendapatkan keterangan pemberitaan yang berimbang.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok
Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi
Permata Gelar Istighosah Di Kasui
Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut
Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat
APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:22 WIB

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mempelajari pertanian cerdas dalam kunjungannya di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:38 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha di Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:32 WIB

Berita Utama

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:04 WIB

Para petani Palestina terlihat di sebuah pos pemeriksaan militer Israel setelah pasukan tersebut mencegah mereka memanen zaitun di lahan mereka, di Desa Salem, sebelah timur Nablus, di Tepi Barat, pada 17 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:28 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:22 WIB