Eddy Soeparno Komit Perjuangkan Listrik Tenaga Sampah

Kamis, 20 Maret 2025 | 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Benowo Kota Surabaya.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi energi listrik serta mendukung pengembangan teknologi _waste-to-energy_ di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Eddy, saat ini Indonesia menghadapi darurat sampah dimana Indonesia saat ini Indonesia menghasilkan 56 juta ton sampah per tahun.

“Dari 56 juta ton sampah yang dihasilkan, yang terkelola hanya 40 persen. Situasi darurat sampah ini menyebabkan bukan hanya masalah lingkungan tapi juga masalah kesehatan dan lebih dari itu masalah sosial yang berkepanjangan,” lanjutnya.

Menurut Eddy PLTSa Benowo adalah contoh konkret bagaimana sampah direduksi secara signifikan dan sekaligus diolah menjadi sumber energi yang bermanfaat.

“Teknologi _waste-to-energy_ seperti ini harus kita kembangkan di seluruh Indonesia untuk mengurangi volume sampah sekaligus menyumbang pasokan energi terbarukan,” jelasnya.

Baca Juga:  Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Karena itu, dalam tugasnya sebagai Wakil Ketua MPR RI dan di Komisi XII DPR RI Eddy berkomitmen untuk memperjuangkan regulasi agar Pembangkit Listrik Tenaga Sampah menarik minat investor.

“Kami terus mendorong evaluasi terhadap regulasi agar semakin banyak lagi investor tertarik bermitra dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah. Termasuk dalam hal ini skema penyewaan aset pemda, _tipping fee_ dan harga jual listrik PLN,” jelasnya.

Secara khusus, Eddy meyakini skema _waste to energy_ yang dikembangkan PLTSa Benowo ini memberikan 2 manfaat sekaligus yaitu pengurangan sampah karena dikelola sekaligus menjadi sumber energi terbarukan

“Harapannya dengan regulasi yang memudahkan investor mengelola sampah maka mendapatkan tiga hal sekaligus. Pertama, hadirnya investasi yang sekaligus membuka lapangan kerja. Kedua, mendorong percepatan transisi energi dan Ketiga menangani permasalahan sampah yang sudah akut di seluruh daerah di Indonesia,”

Baca Juga:  Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

PLTSA Benowo saat ini mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 11 megawatt listrik yang disalurkan ke jaringan PLN. Eddy berharap, keberhasilan PLTSA Benowo dapat menjadi model bagi daerah lain untuk mengembangkan fasilitas serupa.

“Saya berharap, ke depan semakin banyak daerah yang mengadopsi teknologi waste-to-energy seperti di Benowo. Dengan demikian, kita dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dan sekaligus menyediakan sumber energi terbarukan bagi masyarakat,” tutup Anggota DPR RI Komisi XII yang membidangi masalah lingkungan hidup tersebut.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : PLTSa, MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial
Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal
PM Italia: Belanja Keamanan Penting
Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:02 WIB

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial

Minggu, 8 November 2026 - 13:19 WIB

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Berita Terbaru

Hossein Mohebbi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 Nov 2026 - 13:19 WIB

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB