Dugaan Sindikat Penipuan Pinjaman Bank di Lampung Utara Berujung Damai

Selasa, 5 Agustus 2025 | 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Keluarga korban dan para penyalur nasabah pinjaman bank di Lampung Utara akhirnya sepakat berdamai dan menyelesaikan dengan cara kekeluargaan.

Hal itu diketahui setelah pihak korban menerima permohonan maaf atas perlakuan sejumlah oknum pada dirinya belum lama ini.

Korban, ERM (57) mengatakan perwakilan pihak keluarga yang sempat berselisih dengannya telah menyambangi kediamannya untuk menyampaikan itikad baik sekaligus meminta persoalan ini tidak lagi berlanjut.

Gayung bersambut, itikad baik dan penyampaian permohonan maaf itu diterima oleh Ia dan suaminya. Antara kedua belah pihak sepakat untuk tidak lagi melanjutkan persoalan ini.

Baca Juga:  Kabut Asap Landa Brunei, Titik Panas Meningkat di Kalimantan

“Pihak keluarga dan yang bersangkutan sudah datang kerumah hari ini, persoalan itu sudah selesai. Kami sepakat untuk berdamai, dan hal-hal lainnya menyangkut uang juga sudah dikembalikan,” kata korban, Selasa, 05 Agustus 2025.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan rekan-rekan jurnalis yang telah membantu hingga persoalan tersebut selesai dengan baik dan mengedepankan asas kekeluargaan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

“Terima kasih atas bantuannya, semoga menjadi ladang pahala untuk kalian semua. Mohon maaf sudah merepotkan,” tuturnya.

Baca Juga:  Mesir dan Kuwait Serukan Iran dan AS ke Meja Perundingan

Sementara itu, oknum E dan DS kepada awak media menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan dan kekhilafan yang telah dilakukan. Keduanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Kami sudah bertemu tatap muka dengan keluarga ERM dan meminta maaf. Sejumlah uang yang disebutkan juga sudah kami kembalikan. Kami sepakat untuk berdamai dan juga sudah mengakui kesalahan,” katanya.

 


Penulis : Rudi


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB