Dugaan Korupsi Dana Desa Hujan Mas, LSM Gempur Desak APH Gerak Cepat

Senin, 13 Januari 2025 | 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Dugaan percobaan korupsi Dana Desa Hujan Mas Kecamatan Abung Barat memantik berbagai elemen masyarakat angkat bicara.

Ketua LSM Gempur, Ahmad Syarifudin mengutuk keras perbuatan dugaan korupsi oleh oknum Kades Hujan Mas inisial YY. Terlebih, dugaan itu mengarah pada dana yang diperuntukan bagi bidang pendidikan.

“Kacau ini, bidang pendidikan pun jadi sasaran untuk dijadikan ladang korupsi. Kalau ini terbukti benar, APH harus bergerak cepat untuk menyikapi kasus ini,” tegas Syarifudin, Senin, 13 Januari 2025.

Rincian Dana Desa Hujan Mas 2024
Rincian Dana Desa Hujan Mas 2024

Korupsi, kata dia, bukan soal angka nominal yang diambil. Melainkan niatan dan perbuatan pelaku yang menjadi fokus, agar tidak terjadi lagi penyimpangan dalam tata kelola Dana Desa itu sendiri.

Baca Juga:  PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung

Meski di daerah masih ada Inspektorat selaku Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) untuk mengawasi kinerja dan tata kelola keuangan yang bersumber dari APBD maupun APBN, namun peran APH pada kasus dugaan penyelewengan anggaran sangat kentara.

“Jangan melulu selesai dalam pembinaan. Kasus-kasus dugaan penyelewengan atau dugaan korupsi DD ini setiap tahunnya selalu mencuat, artinya harus ada contoh produk APH untuk memberikan efek jera bagi oknum kades lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD dan Transmigrasi melalui Kepala Bidang Pemdes, Alwi Fikri mengaku tak lagi mengeluarkan surat rekomendasi penarikan dana oleh desa. Kewenangan saat ini berada di tiap-tiap kecamatan setempat.

Baca Juga:  Dituding tak Transparan soal Dana BOS, SLB Negeri Sukamaju Tuai Keluhan Wali Murid

“Kalau dulu kita teliti, Rencana Penggunaan Dana (RPD) yang diajukan desa benar-benar kita verifikasi. Kalau sekarang kembali ke kecamatan setempat. Artinya saat ini verifikasi atas penggunaan dana yang ditarik ada disana sebelum diberikan rekomendasi penarikan dana,” ujar Alwi belum lama ini.

Terpisah, menurut sumber tepercaya media ini mengatakan setelah heboh dalam pemberitaan, dana yang telah di ambil direncanakan akan dikembalikan oleh oknum Kades YY dengan dalih pengembalian ke kas negara.

“Uangnya mau dikembalikan ke kas negara,” ujar sumber.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB