Mirza Minta PMII Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 | 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menerima kunjungan kerja Pengurus Cabang PMII Bandar Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jumat (5/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Gubernur Mirza menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu mendukung berbagai program pembangunan pemerintah, terutama di bidang pemberdayaan masyarakat desa, dan ketahanan pangan.

Menurutnya, selama ini struktur ekonomi masih cenderung berpusat di wilayah perkotaan. Padahal, sekitar 70 persen penduduk Lampung tinggal di desa, sementara 30 persen lainnya berada di perkotaan. Namun, aktivitas ekonomi dan perputaran uang masih lebih banyak terkonsentrasi di kota.

Karena itu, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini mendorong perubahan paradigma pembangunan bottom-up, yakni pembangunan yang berawal dari desa.

Baca Juga:  Muhammad Taufik Lulusan Pertama Doktor untuk Jurusan Sosiologi Pascasarjana Unand

Gubernur Mirza menjelaskan, berbagai kebijakan pemerintah diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui perbaikan harga komoditas pertanian seperti jagung dan gabah.

“Ketika kesejahteraan petani meningkat, daya beli masyarakat desa akan tumbuh dan ekonomi daerah akan bergerak lebih kuat,” ujar Mirza.

Meski demikian, ia menekankan bahwa peningkatan pendapatan masyarakat desa harus diiringi dengan tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan usaha produktif.

Untuk itu, Mirza mengajak PMII berperan aktif dalam menciptakan kader-kader muda yang mampu menghadirkan inovasi dan memberdayakan masyarakat desa. Mahasiswa diharapkan dapat membantu pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Selain itu, program pemberdayaan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan usaha pangan lokal, dinilai perlu didukung keterlibatan aktif masyarakat desa agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara langsung.

Gubernur Mirza juga menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak keluarga petani.

Baca Juga:  WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Oleh sebab itu, peningkatan kesejahteraan petani harus menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi yang lebih maju dan berdaya saing.

“Pemerintah siap berkolaborasi dengan PMII dalam berbagai program pembangunan desa. Mari bersama-sama masuk ke desa, membangun kreativitas, inovasi, dan kemandirian masyarakat demi mewujudkan desa yang maju, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) PC PMII Bandar Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Juli 2026.

Jihan berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di tingkat desa.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar
Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan
Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan
Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”
Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber
RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:39 WIB

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:37 WIB

Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:35 WIB

Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:33 WIB

Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:30 WIB

Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Berita Terbaru

ZT. Kemanusiaan sudah sepatutnya menjadi fondasi utama dalam praktik jurnalisme. Ini artinya bagi masyarakat pers nasional mengusung sisi kemanusiaan bukan sekadar pilihan, melainkan salah satu prinsip utama.[]

#indonesiaswasembada

Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”

Sabtu, 11 Jul 2026 - 09:30 WIB