Diskusi Publik JMSI Lampung, Ini Pesan dr. Zam Zanariah

Selasa, 25 Februari 2025 | 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, diskusi publik bertajuk “Sisi Gelap Medsos, Turunkan Produktivitas & Kecerdasan” digelar di Hotel Pop Bandar Lampung pada Selasa, 25 Februari 2025.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, dr. Zam Zanariah, Sp.N., M.Kes., dan Wirahadikusumah, SP., MM., dengan moderator Juniardi, SIP., SH. Diskusi ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, serta para kepala sekolah SMP dan SMA/SMK beserta Ketua OSIS.

Dalam paparannya, dr. Zam Zanariah menekankan bahwa media sosial memiliki dampak positif jika digunakan dengan baik. Ia menyoroti keberhasilan anak-anak yang memanfaatkan media sosial secara produktif.

“Jika digunakan secara bijak, media sosial bisa meningkatkan kecerdasan, bukan sebaliknya. Namun, jika berlebihan, dampaknya bisa menyebabkan kecemasan, depresi, bahkan menjadi korban bullying,” ujarnya.

Dr. Zam juga berpesan kepada siswa yang pernah mengalami bullying agar menjadikannya sebagai motivasi untuk sukses.

Baca Juga:  Didukung Trump, Dilawan Inggris dan Belanda, Netanyahu Diujung Tanduk

“Jangan biarkan bullying menghancurkan kalian. Justru, jadikan itu sebagai pondasi untuk membuktikan keberhasilan kalian. Niatkan dalam hati, suatu saat orang-orang yang meremehkan akan melihat kesuksesan kalian,” tegasnya.

Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menyoroti maraknya penggunaan media sosial di kalangan generasi muda. Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi sarana positif bagi anak muda untuk berkarya, bukan tempat menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian.

“Banyak yang belum memahami dampak negatif media sosial jika disalahgunakan. Kita ingin anak muda memanfaatkannya secara cerdas untuk hal-hal produktif,” katanya.

JMSI juga menyoroti kondisi sekolah dan desa yang sering merasa terganggu oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan.

“Kami peduli dengan permasalahan ini. Jangan sampai keberadaan media justru membuat lingkungan pendidikan dan desa menjadi tidak nyaman,” tambahnya.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Achmad Saefullah, SH., MH., dalam sambutannya berharap siswa bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami ingin memberikan referensi yang baik bagi siswa. Media sosial bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat jika digunakan secara cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga:  Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya

Ia juga menyinggung kemungkinan media sosial menjadi bagian dari perkembangan Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Risna Intizam, SH., MH., menyampaikan apresiasi terhadap diskusi ini.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan berharga bagi para siswa agar lebih selektif dalam memilah informasi serta tidak terjebak dalam hoaks dan ujaran kebencian,” katanya.

Diskusi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap penggunaan media sosial. Dengan bijak memanfaatkannya, media sosial bisa menjadi alat untuk menambah wawasan, meningkatkan kreativitas, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Para siswa pun diingatkan untuk membatasi penggunaan media sosial, idealnya tidak lebih dari 30 menit sehari, agar tetap fokus pada pengembangan diri dan prestasi. (JMSI)


Penulis : Hadi


Editor : Nara


Sumber Berita : JMSI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor
Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….
Lantik Bupati Lampung Tengah, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Lumbung Pangan dan Hilirisasi Pertanian
Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia
Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas
Pemprov Lampung dan ITERA Siapkan Kolaborasi Riset Aplikatif untuk Percepat Pembangunan Daerah
I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif
DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kegiatan Operasi Hulu Migas Lepas Pantai

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Selasa, 3 November 2026 - 16:31 WIB

Lantik Bupati Lampung Tengah, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Lumbung Pangan dan Hilirisasi Pertanian

Selasa, 3 November 2026 - 14:43 WIB

Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 14:12 WIB

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:35 WIB

Asap hitam membubung setelah serangan Rusia di Kiev, Ukraina, pada 2 Juli 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:43 WIB

Foto yang diabadikan pada 2 November 2026 ini memperlihatkan dua warga berdiri di dekat sejumlah rumah yang rusak akibat banjir lahar dingin dari Gunung Semeru di sepanjang aliran Sungai Glidik, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. (Xinhua)

Bencana

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:12 WIB