Delegasi Wartawan Indonesia ke Tiongkok, Kerjasama Pers Kedua Negara Dilanjutkan

Jumat, 18 Oktober 2024 | 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING — Masyarakat pers Indonesia dan Tiongkok memiliki pandangan yang sama mengenai arti penting jurnalisme berkualitas untuk membina hubungan baik dan konstruktif antar negara, serta menjaga harmoni dan stabilitas regional, kawasan, dan global.

Masyarakat pers kedua negara sepakat melanjutkan kerjasama yang telah terjalin untuk meningkatkan people-to-people contact dan mempererat kerjasama kedua negara di berbagai bidang untuk mencapai kemakmuran bersama.

Demikian antara lain yang dibicarakan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa dan Sekretaris Eksekutif Asosiasi Jurnalis Tiongkok (ACJA) Tian Yuhong dalam jamuan makan malam di kantor ACJA di Beijing, Senin, 14 Oktober 2024.

Pembicaraan di kantor ACJA di Distrik Dongcheng, Beijing, ini adalah bagian dari kunjungan delegasi media Indonesia ke tiga kota di Tiongkok yang berlangsung selama sepekan. Selain Beijing, delegasi media Indonesia juga mengunjungi kota Harbin dan Daqing di Provinsi Heilongjiang di utara Tiongkok.

Teguh yang memimpin delegasi didampingi Ketua bidang Luar Negeri JMSI Yophiandi Kurniawan dan Plt. Ketua JMSI Jakarta Wayan Sudana. Juga ikut dalam rombongan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yakni Bendahara Umum M. Nasir, Manajemen Aset Untung Kurniadi, dan Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie.

Baca Juga:  Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Dalam pembicaraan, keduanya saling menukar informasi mengenai perkembangan kehidupan pers di masing-masing negara, terutama perkembangan media baru berbasis digital dan jurnalisme berkualias.

Teguh menjelaskan, JMSI hadir untuk merespon pertumbuhan dan perkembangan perusahaan media siber di Indonesia yang mengiringi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat. Diharapkan organisasi yang beranggotakan perusahan media siber ini dapat membantu anggotanya tumbuh menjadi perusahaan pers yang profesional dan sehat secara bisnis hingga dapat menghasilkan karya pers yang berkualitas baik, tidak menjadi sumber hoax dan ujaran kebencian.

“Di bawah Dewan Pers yang memayungi kehidupan pers nasional kami ada dua jenis organisasi. Pertama organisasi profesi seperti PWI yang beranggotakan individu jurnalis atau wartawan, dan kedua organisasi perusahaan pers seperti JMSI yang beranggotakan perusahaan media siber,” urai Teguh.

Baca Juga:  Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama

Sementara Tian Yuhong memperkenalkan fungsi dasar ACJA yang berdiri sejak November 1937, serta perkembangan jurnalisme dan transformasi media di Tiongkok dengan memanfaatkan perkembangan internet. Pengawasan terhadap mutu karya pers menjadi tanggung jawab semacam komite etik di ACJA.

Secara umum, sebut Tian Yuhong, karakter wartawan Tiongkok adalah melaporkan dengan jujur dan tidak menyebarkan kebencian.

Pertukaran dan berbagai bentuk kerjasama antara media dan wartawan, sebutnya, menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan yang tidak mudah.

Tian Yuhong juga mengatakan, roda persahabatan Tiongkok dan Indonesia selalu bergerak maju meskipun ada sejumlah tantangan.

Karena itu menurutnya, kerjasama masyarakat pers kedua negara tidak hanya meningkatkan saling pengertian antara kedua bangsa, namun juga berperan positif dalam mendorong perkembangan hubungan kedua negara.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pers Indonesia atas kontribusinya mempromosikan saling pengertian antara kedua negara dan persahabatan antara kedua bangsa,” ujarnya.


Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Beijing

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan
Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian
Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’
KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas
ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Berita Terbaru


Pengusaha Amerika Serikat Elon Musk berbicara dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:50 WIB

Berita Utama

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:31 WIB

Berita Utama

Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:27 WIB

Berita Utama

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 16:37 WIB

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB