BPPK Gelar Rakor Delegasi Papua Nugini Bahas Isu Perbatasan RI-PNG

Rabu, 7 September 2022 | 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

KEEROM – Pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Pengelolaan Perbatasan dan Kerjasama (BPPK) menggelar Rapat Koordinasi membahas soal isu-isu perbatasan dan Border Liasion Officers Meeting(BLOM) antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG).

Rapat tersebut dibuka dengan resmi oleh wakil bupati Keerom, Wahfir Kosasih, konsulat PNG Untuk Indonesia di Jayapura, Geoferi Wiri dan Kepala BPKP Papua dihadiri kepala-kepala BPKP Kota serta kabupaten yang dilaksanakan di Arso 2, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (7/9/22).

Dimana dalam pembukaan rapat tersebut turut dinyatakan lagu kebangsaan Indonesia dan juga lagu kebangsaan Papua Nugini. Konsulat PNG untuk Indonesia di Jayapura, Geoferi Wiri mengatakan bahwa rapat kali ini bisa bermanfaat bagi Indonesia dan Papua Nugini. “Jadi pertemuan hari ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” ujar Kosul PNG dalam sambutannya.

Baca Juga:  Hadapi El Nino, Lampung Perkuat Mitigasi dan Penyuluh Pertanian

Mewakili kepala BPPK Papua, Dolfinus Kareth selaku kepala bidang koordinasi perencanaan dan fasilitasi kerjasama batas wilayah menyampaikan, bukan hanya membahas isu perbatasan saja namun informasi dan permasalahan-permasalahan lain. “Tujuannya mengatasi masalah, informasi dan permasalahan-permasalahan di wilayah perbatasan RI-PNG,” katanya dalam sambutan.

Mewakili Bupati Keerom, Wahfir Kosasih selaku wakil bupati Keerom menyampaikan bahwa manfaat dari rapat tersebut juga untuk saling tukar menukar informasi kedua negara tersebut. “Pertemuan ini sangat penting, saling tukar menukar informasi tentang isu-isu perbatasan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Lampung Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Warga, Kepesertaan BPJS Terus Diperluas

“Saya yakin hasil dari diskusi pada hari ini akan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan hubungan kerjasama di wilayah perbatasan RI-PNG,” tandas wabup. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031
BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan
Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain
KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak
Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Masyarakat Adat Harus Diberi Ruang yang Luas, Bukan Pelengkap Seremonial
Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung
Ketua Perhimpunan Persahabatan Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut yang Baru

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:06 WIB

Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:20 WIB

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:13 WIB

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10 WIB

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:52 WIB

Lampung Torehkan Prestasi Nasional, Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:20 WIB

#indonesiaswasembada

Kelistrikan Lampung Andal, Tapi, 50% Pasokannya dari Daerah Lain

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:13 WIB

#indonesiaswasembada

KDMP Jangan Berorientasi Kuantitas, Tapi Akhirnya Mangkrak

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:10 WIB