Bawaslu Minta Penguatan Bukti Tangani Pelanggaran Pilkada Serentak

Rabu, 24 Juli 2024 | 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI meminta seluruh jajaran di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar lebih teliti dalam menangani kasus dugaan pelanggaran dalam Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Anggota Bawaslu RI Puadi menyebut, salah satu ketelitian sebagai pengawas, yakni memastikan memiliki bukti yang kuat saat menindaklanjuti dugaan penanganan pelanggaran.

“Ingat bahwa pentingnya ada bukti yang kuat untuk (sebuah peristiwa) dapat dijadikan sebagai temuan (dugaan pelanggaran). Kalau buktinya tidak kuat, di tengah jalan, kita yang temukan, kita yang menghentikan. Maka buktinya harus kuat,” kata Puadi di Jakara, Selasa (23/7/2024).

Baca Juga:  Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026

Ia berharap jajarannya memahami kembali hukum acara dan pembuktian dengan segera melakukan proses penelusuran manakala menemukan informasi awal.

Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya dalam bersikap profesional dalam menangani pelanggaran secara profesional dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2024.
Lebih lanjut,

Puadi meminta para pengawas pemilu, khususnya koordinator divisi penanganan pelanggaran agar meningkatkan kualitas dalam hal kompetensi hukum beracara dan proses pembuktian.

Baca Juga:  Denny Indrayana Laporkan KPU Ke DKPP Dugaan Penyelundupan Hukum Terkait Gibran

Menurutnya pengawas pemilu harus mempertajam pemahamannya terhadap regulasi penanganan pelanggaran dan menjadikannya sebagai acuan dalam melaksanakan tugas, terutama terkait dengan tepat waktu dan tepat prosedur.

“Kita memang harus berhati-hati dalam penanganan pelanggaran,” pungkasnya.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset
Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
Menhan AS Diam-diam Temui Netanyahu
Didukung Trump, Dilawan Inggris dan Belanda, Netanyahu Diujung Tanduk
DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal
Iran dan Rusia Sepakat Menentang “Unilateralisme Agresif” AS
HUT 62 Golkar, Laksanakan Ziarah Serentak di 15 Kabupaten/Kota

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Menhan AS Diam-diam Temui Netanyahu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Didukung Trump, Dilawan Inggris dan Belanda, Netanyahu Diujung Tanduk

Berita Terbaru

Berita Utama

Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:46 WIB

CEO PT SANY Indonesia Finance Bryan Kasenda (tengah) berbicara dalam konferensi pers acara Official Inauguration & Commercial Market Launch di Park Hyatt, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026. (Istimewa)

Beijing

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:56 WIB

Seorang pria Palestina memeriksa sebuah gedung apartemen yang hancur setelah serangan udara Israel di Gaza City pada 24 April 2025. (Xinhua)

Berita Utama

Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:43 WIB