Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 September 2026 | 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

YERUSALEM-Lebih dari 100 pemukim Israel melakukan kerusuhan sepanjang malam di Desa Jalud, Tepi Barat yang diduduki, dengan membakar properti milik warga Palestina dan menghalangi sebuah keluarga Palestina, yang sebelumnya mengungsi akibat kekerasan yang dilakukan para pemukim, untuk kembali ke rumah mereka, demikian disampaikan militer Israel pada Selasa (29/9).

Kekerasan tersebut pecah saat pasukan keamanan Israel berupaya mengembalikan keluarga Tubasi ke rumah mereka, ungkap pihak militer dalam sebuah pernyataan. Sebuah pengumuman di media sosial yang beredar sebelumnya menyerukan kepada para pemukim untuk datang ke Jalud dan menentang kepulangan keluarga tersebut.

Baca Juga:  Hetifah : Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah PT Keagamaan

Para pemukim memblokir jalan, membakar ban, dan melemparkan batu ke arah pasukan keamanan, sehingga menyebabkan tiga petugas polisi perbatasan mengalami luka ringan, kata militer itu. Rumah keluarga Tubasi serta bangunan, kendaraan, dan properti lainnya dibakar.

Dua tersangka warga Israel Ditahan

Keluarga Tubasi meninggalkan rumahnya pada Juli setelah berulang kali mengalami pelecehan dan kekerasan dari para pemukim. Mahkamah Agung Israel telah memerintahkan militer dan kepolisian untuk memfasilitasi kembalinya keluarga tersebut dengan aman serta memberikan perlindungan, namun pihak militer menyatakan bahwa kekerasan pada Senin (28/9) malam waktu setempat menghalangi penyelesaian operasi tersebut.

Baca Juga:  Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah

Kekerasan yang dilakukan para pemukim terhadap warga Palestina telah melonjak di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatatkan lebih dari 1.380 insiden terkait pemukim dalam tujuh bulan pertama 2026. Pemantau PBB juga telah mendokumentasikan serangan-serangan di mana pasukan Israel mendampingi para pemukim, ikut berpartisipasi dalam melakukan kekerasan, atau gagal melakukan intervensi.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB