Bamsoet Dorong E-Sport Indonesia Berjaya di Event Internasional

Minggu, 6 Maret 2022 | 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo
TANGERANG SELATAN – Ketua MPR RI sekaligus Dewan Pembina Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PB ESI) Bambang Soesatyo menekankan, sebagaimana telah ditegaskan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PB ESI Tahun 2022 dan HUT ke-2 PB ESI, bahwa PB ESI dibawah kepemimpinan Ketua Umum Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan/Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), merupakan satu-satunya induk organisasi yang menaungi cabang olahraga E-Sport di Indonesia.

Di usianya yang masih sangat muda, PB ESI juga telah mencatatkan berbagai perkembangan yang pesat.

“Dari sisi keanggotaan, misalnya, hanya dalam kurun waktu 3 bulan sejak kelahirannya pada Januari 2020, PB ESI telah berhasil melantik pengurus di 34 Provinsi hingga 512 kabupaten/kota. Sementara dari sisi determinasi dan intensitas gerak organisasi, setelah mendapatkan pengakuan sebagai olahraga prestasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan KONI pada Agustus 2020, PB ESI sukses menyelenggarakan pertandingan eksibisi E-Sports pada PON XX di Papua tahun lalu. Saat ini, PB ESI tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia E-Sports Championship yang akan diselengarakan di Nusa Dua, Bali pada November 2022, dengan diikuti sekitar 120 negara,” ujar Bamsoet saat menutup Rakornas PB ESI Tahun 2022 dan HUT ke-2 PB ESI, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu malam (5/3).

Baca Juga:  APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Menurutnya PB ESI juga sedang mempersiapkan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) bagi para atlet E-Sport Indonesia dalam menyongsong berbagai event internasional seperti SEA GAMES 2022 di Vietnam, Asian Games 2022 di China, dan Olimpiade 2024 di Perancis. Gerak cepat dan penuh determinasi yang dilakukan PB ESI sangat diperlukan.

Karena jika tidak sigap menyikapi kondisi ini, bangsa Indonesia akan tertinggal dari berbagai negara lain yang telah melahirkan tim-tim E-Sports kelas dunia, seperti Belanda, Inggris, Kanada, Amerika, Ukraina, China, dan Rusia.

Baca Juga:  Hetifah : Keamanan, Kesehatan, dan Masa Depan Anak Harus Jadi Prioritas

“Visi menjadikan Indonesia sebagai pemimpin E-Sports di kawasan Asia bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Karena sesungguhnya kita memiliki potensi yang dapat dieksplorasi dan dioptimalkan. Kuncinya pada kesungguhan dan etos kerja dengan mengedepankan aspek sinergi dan kolaborasi, serta adanya dukungan dan keberpihakan dari segenap pemangku kepentingan,” tandas Bamsoet.

“Menyikapi potensi pengembangan E-Sports di Indonesia dan kompleksitas tantangan yang harus dihadapi, PB ESI telah memetakan lima hal yang akan menjadi fokus poin untuk memajukan olahraga E-Sports di Indonesia. Antara lain penyusunan regulasi, pengembangan pusat pelatihan E-Sports berstandar internasional, pembangunan arena E-Sports yang terintegrasi dengan sektor pariwisata (sport tourism), penyelenggaraan event E-Sports berskala nasional dan internasional, serta pembangunan platform serta infrastruktur pendukung termasuk penyediaan jaringan internet berkecepatan tinggi,” pungkas Bamsoet. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terbaru

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB

Para perwakilan melakukan pemungutan suara terhadap sebuah draf resolusi dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York City pada 30 Oktober 2026. (PBB/Xinhua)

Berita Utama

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:07 WIB