Bahas Kesejahteraan Diplomat, Komisi I Dorong Pemerintah Pusat Lakukan ‘Adjustment’ Anggaran

Minggu, 9 Juni 2024 | 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI mendorong pemerintah pusat agar segera melakukan adjustment Anggaran Infrastruktur Diplomasi untuk Kementerian Luar Negeri. Meutya mengaku bahwa kondisi para diplomat saat ini seringkali menombok biaya kehidupan ketika bertugas di luar Indonesia karena tingginya biaya di sana.

“Komisi I ini ingin sekali kesejahteraan atau kelayakan hidup bagi para diplomat kita yang bertugas di luar negeri,” ujar Meutuadi dengan Tamu Pimpinan Komisi I, Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (5/6/2024). Ia mengungkapkan bahwa diplomasi itu menjadi sangat penting, terutama di tengah dunia yang saat ini dinamis.

Maka dari itu Politisi Fraksi Partai Golkar ini menilai Indonesia perlu sekali diplomat diplomat kita untuk kuat, untuk bisa menjalankan tugas diplomasinya. “Mudah-mudahan dalam tahun 2025 nanti sudah dilakukan adjustment (anggaran), sehingga mereka tidak kesulitan lagi dalam rangka pemenuhan hak-hak dasarnya, hak dasar itu apa? tempat tidurnya layak, mereka ke kantornya juga layak, bawa anak, karena sekarang mulai banyak diplomat perempuan itu juga bisa disekolahkan dengan baik di sana,” jelasnya.

Baca Juga:  Sambangi BEI di Tengah IHSG Anjlok, Dasco Yakinkan Investor Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat

“Jadi tadi itu yang kita dorong kepada Kemlu dan khususnya kementerian keuangan untuk bisa diberi atensi Bagaimana kelayakan hidup daripada diplomat kita,” tambahnya.
Diketahui, Komisi I DPR RI melaksanakan Rapat Kerja dengan Menteri Luar Negeri RI, terkait: Anggaran infrastruktur Diplomasi meliputi : Tunjangan dan Dasar Fasilitas Pegawai di Perwakilan. Tunjangan ini meliputi : Angka Dasar Tunjangan Penghidupan Luar Negeri, Angka Pokok Tunjangan Penghidupan Luar Negeri (APTPLN) sesuai jenjang gelar diplomatik dan golongan PNS, Tunjangan penghidupan suami isteri, Tunjangan anak, Fasilitas sewa rumah, Restitusi pengobatan.

Baca Juga:  TP PKK Pusat Apresiasi Program Imunisasi Anak di Lampung

Selain itu dibahas pula mengenai Sarana dan prasarana (Sebagai tindak lanjut Kunjungan Kerja Luar Negeri Komisi I DPR RI ke Perwakilan RI di Luar Negeri), Perkembangan situasi terkini di Palestina, khususnya aktivitas militer Israel di Rafah, serta diplomasi RI dalam menggalang pengakuan terhadap Palestina dan dukungan untuk keanggotaan Palestina di PBB. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
“Perangi Narkoba, Tanggungjawab Bersama
Pindang Pegangan Khas Sumatera Selatan
Ketelak Balung atau Tulang Ikan? Rileks Aja…. Coba Cara Ini
Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba
Kenapa Disebut Rujak Cingur? Ini Penjelasannya…
Tak Layani 3B, 2 Juni 2026 Dapur MBG di Suspend
Kareg MBG Lampung Ngaku Telah Layani Kelompok 3B, tapi Datanya Gak Jelas

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:08 WIB

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:27 WIB

“Perangi Narkoba, Tanggungjawab Bersama

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Pindang Pegangan Khas Sumatera Selatan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:04 WIB

Ketelak Balung atau Tulang Ikan? Rileks Aja…. Coba Cara Ini

Senin, 1 Juni 2026 - 10:43 WIB

Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

“Perangi Narkoba, Tanggungjawab Bersama

Senin, 1 Jun 2026 - 12:27 WIB

#indonesiaswasembada

Pindang Pegangan Khas Sumatera Selatan

Senin, 1 Jun 2026 - 11:57 WIB

#indonesiaswasembada

Ketelak Balung atau Tulang Ikan? Rileks Aja…. Coba Cara Ini

Senin, 1 Jun 2026 - 11:04 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba

Senin, 1 Jun 2026 - 10:43 WIB