Bagus Jatmiko Doktor Pertama Dari Pascasarjana Angkatan Laut California

Rabu, 25 Desember 2024 | 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUAR BIASA, Sejarah baru tercipta pada upacara kelulusan di Naval Postgraduate School (NPS), Monterey, California. Letnan Kolonel (P) Bagus Jatmiko dinyatakan lulus sebagai doktor pertama dari Indonesia bertempat di Kings Hall Auditorium, NPS, beberapa waktu lalu.

Hal ini secara khusus disebutkan oleh Presiden NPS, Vice Admiral. USN (Ret.) Ann E. Rondeau Ed.D dalam pidato pengantarnya.

“Letkol Laut (P) Bagus Jatmiko merupakan perwira Angkatan Laut Indonesia pertama yang berhasil lulus dan meraih gelar doktoral dari NPS. Ini adalah sebuah prestasi luar biasa yang patut kita banggakan!” ujar Presiden Rondeau.

Upacara wisuda kali ini juga dihadiri oleh Leon E. Panetta sebagai Keynote Speaker, ia merupakan Ketua Panetta Institute for Public Policy serta mantan Direktur CIA dan Menteri Pertahanan ke-23 Amerika Serikat di era Presiden Barrack Obama pada saat pelaksanaan misi khusus penangkapan Osama Bin Laden.

Baca Juga:  Israel Tolak Masuknya Pasukan Stabilisasi di Gaza

Secara khusus Leon menyerahkan ijazah doktoral kepada Letkol Bagus dengan disaksikan oleh Presiden dan Provost NPS dihadapan ratusan wisudawan lainnya.

Momen ini sebagai sebuah kehormatan tidak hanya bagi Letkol Bagus secara individu tetapi juga Indonesia secara umum.

“Selamat berkontribusi bagi negara anda dan dunia,” ungkap Leon.

Acara tersebut dihadiri oleh Konsul Jendral RI di San Francisco Bapak Prasetyo Hadi   bersama Kepala Kanselerai dan Konsul Pendidikan, Sosial, dan Budaya KJRI San Francisco, Bapak Mahmudin Nur Al-Gozaly. Sementara itu, Atase Pertahanan RI di KBRI Washington DC diwakili oleh perwira FMS (Foreign Military Sales) Letkol Lek Ridwan Yuni Setyanto. 

Baca Juga:  Kasus Campak Terjadi di Universal Studios Hollywood

Program doktoral yang dijalani oleh Letkol Bagus ini dapat dilaksanakan dengan baik berkat dukungan penuh dari pihak TNI Angkatan Laut, Mabes TNI, dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dalam disertasinya, Letkol Bagus mengangkat topik penting mengenai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk berbagi informasi (information sharing) di antara lembaga-lembaga keamanan maritim di Indonesia. ##


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Angkatan Laut RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada
WISUDA Doktor Bagus Jatmiko

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB