Alber Suruhan DH Akhirnya Mundur, Nyaris Bentrok Dengan Petani Sungai Raya dan Skip Hilir di Inhu

Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inhu – Puluhan petani kelapa sawit dari Desa Sungai Raya dan Skip Hilir Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, Nyaris bentrok dengan puluhan masa diduga bayaran suruhan Dedi Handoko (DH) pemilik perusahaan PT Sinar Belilas Perkasa (SBP) yang membeli Hak Guna Usaha (HGU) PT Alam Sari Lestari (ASL) di Kecamatan Rengat Barat.

Orang suruhan DH tersebut membawa Alat berat (Alber) melakukan steking dan pengrusakan terhadap perkebunan masyarakat Skip Hilir Kecamatan Rengat, diduga ditalangi oleh oknum warga Skip Hilir bernama Ando (Supri Handayani,red) dengan kolaborasi warga Talang Jerinjing bernama Aryadi Ambara Hasibuan.

Pengusiran alat berat diareal kebun warga yang hendak diserobot oleh orang suruhan DH tersebut, kali ketiga terjadi setelah sebelumnya kelompok masyarakat petani Sungai Raya dan Skip Hilir melakukan pengusiran alat berat suruhan DH tersebut pada Senin (14/10/2024) dan aksi pengusiran alat berat tersebut juga terjadi Selasa (15/10/2024) di lokasi yang sama.

Beruntung tidak terjadi bentrok pada Rabu (16/10/2024) di areal kebun masyarakat Skip Hilir, antara petani setempat dengan kelompok masa suruhan DH yang berjumlah sekitar 15 orang dengan puluhan petani Sungai Raya dan Skip Hilir, namun sempat terjadi adu argumen, dan akhirnya alat berat yang masuk ke lahan kebun masyarakat berhasil keluar.

Dari kejauhan terlihat ada beberapa oknum polisi dan oknum TNI yang enggan mendekat kelokasi masa yang nyaris bentrok tersebut. Belum diketahui apa motif dari oknum polisi dan oknum TNI berada dilokasi Skip Hilir Kecamatan Rengat.

Baca Juga:  Koalisi Arab Saudi Klaim Cegat Drone Houthi yang Incar Makkah

“Suruhan DH itu bermarga Hasibuan, mengakui tidak memiliki lahan di Skip Hilir, tapi di Talang Jerinjing namun dia masuk keareal lahan Skip Hilir atas dasar kesepakatan dengan Ando (Supri Handayani,red) warga Skip Hilir,” ujar petani Samsir mendapatkan penjelasan dari Aryadi Ambara Hasibuan suruhan DH.

Petani dari Sungai Raya dan Skip Hilir sempat terpancing akibat pernyataan menuduh Ando membolehkan alat berat suruhan DH menggarap kebun masyarakat Skip Hilir, beruntung suasana tidak sempat memuncak dan berakhir dengan alat berat milik perusahaan meninggalkan lahan masyarakat.

“Petani akan berkorban hingga tetes darah terakhir untuk mempertahankan haknya. Kemana saja pemilik HGU sampai puluhan tahun baru datang dan menyebut lahan kami masuk dalam HGU,” kata Deni Surya petani dari Sungai Raya.

Sebagai mana diketahui, Ando merupakan tokoh yang dianggap berpengaruh di Skip Hilir, namun tidak pernah Ando melakukan rapat menyepakati dengan petani untuk menyerahkan kebun sawit masyarakat Skip Hilir ke kelompok tani Skip Hilir.

Terkait upaya penyerobotan tanah kebun masyarakat Sungai Raya dan Skip Hilir Kecamatan Rengat, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pena Riau, Alnasri Nasution SH sebelumnya menjelaskan, ada dugaan kriminalisasi yang sedang dilakukan Polda Riau kepada petani Desa Sungai Raya dan Skip Hilir Kecamatan Rengat, sudah dilaporkannya ke Mabes Polri dan saat itu.

“Jika berkaitan dengan HGU PT Alam Sari Lestari tuduhan kepada petani, itu sangat jelas kriminalisasi. HGU PT Alam Sari Lestari ada di areal Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat dan Desa Payarumbai Kecamatan Seberida. Tidak ada areal lahan HGUnya di Kecamatan Rengat,” kata Alnasri.

Baca Juga:  Mesir dan Kuwait Serukan Iran dan AS ke Meja Perundingan

Berdasarkan data perkebunan PT Alam Sari Lestari yang dikumpulkan petani, setiap desa yang wilayahnya dijadikan areal perkebunan kelapa sawit oleh PT Alam Sari Lestari yang palit tersebut, masyarakat desa setempat mendapatkan kebun plasma.

“Hanya masyarakat Talang Jerinjing dan masyarakat Payarumbai yang diberikan plasma. Karena Sungai Raya dan Skip di Kecamatan Rengat tidak dibangunkan kebun plasma, mereka menolak untuk melakukan kerja sama pembuatan kebun sawit tersebut. Sebab saat itu PT Alam Sari Lestari membatalkan kerja sama dengan Sungai Raya dan Skip Hilir,” jelas Alnasri.

Bukan hanya itu, Advokat lulusan universitas bung Karno Jakarta ini, dengan nada kesal menjelaskan, silahkan dicatat, tanah milik PT Alam Sari Lestari di Kecamatan Rengat Barat seluas 5.800 haktare ada dicatat di dokumen HGU, silahkan saja di ambil dimana HGU tersebut berada yaitu di Seberida dan Rengat Barat.

“Tapi, jangan paksakan mengambil tanah yang tidak masuk dalam HGU, bahkan sampai ke Desa Sungai Raya dan Skip Hilir Kecamatan Rengat,” jelas Alnasri dengan nada kesal seraya mengatakan kalau dirinya tidak mampu membendung emosi petani dan tidak bertanggung jawab jika terjadi korban areal kebun masyarakat.


Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Riau

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran
Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan
Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik
Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK
Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir
Meski Ada Propaganda Musuh, Iran Sebut Sembako nya Aman
Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini
Trump Bingung soal Iran, Damai atau Lanjut Perang

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:25 WIB

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 September 2026 - 21:21 WIB

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 September 2026 - 19:39 WIB

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 September 2026 - 19:12 WIB

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 Sep 2026 - 21:56 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 Sep 2026 - 21:52 WIB

Jurnalis Simpulindonesia.com melaporkan penanggung jawab PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), Muhamad Aris alias Pongki, ke Polda Sultra.

#indonesiaswasembada

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:32 WIB

WARGA Iran sumpah setia dengan pemimpinn barunya, Mojtaba Khamenei, di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran. [Xin]

#indonesiaswasembada

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 Sep 2026 - 21:25 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:21 WIB