Agama Menganjurkan Kita untuk Berkaca Lebih Banyak

Kamis, 3 Maret 2022 | 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Firli Bahuri

Firli Bahuri

Catatan Nyepi Firli Bahuri

SAHABAT, saya ingin menambahkan sedikit catatan agar pada setiap hari raya besar yang diperingati oleh agama agama besar di negara kita kita selalu bisa mengambil makna yang baik.

Saya sebagai warga negara merasa bahwa Nyepi itu artinya kembali pada diri sendiri dan sebenarnya itu adalah ajaran semua agama.

Firli Bahuri

Agama selalu menganjurkan kepada kita untuk berkaca diri lebih banyak daripada menilai dan membicarakan orang lain.

Kesempurnaan selalu kita dapatkan justru dengan cara kembali. Maka hidup ini sepi, karena pada dasarnya kita bertanggung jawab di hadapan Tuhan dalam sepi kita dan tidak ada orang lain.

Baca Juga:  Ketua KPK : Pihaknya Akan Awasi Bantuan Gempa NTT Untuk Mencegah Penyalahgunaan

Kerja kerja besar itu sepi, karena terkadang jangankan tepuk tangan bahkan kita dicacimaki. Asalkan kita bekerja untuk kebenaran maka kebenaran itu adalah sepi. Kita tidak perlu berkecil hati kalaupun pekerjaan kita kadang kadang tidak dihargai.

Saya sebagai bagian dari korps penegakan hukum khususnya di KPK sering mengatakan kepada teman teman saya jangan sampai awak KPK bekerja karena dorongan pujian dan tepuk tangan sehingga kebenaran tidak berani ditegakkan justru yang ditegakkan adalah hingar-bingar dan huru-hara.

Baca Juga:  Lampung Raih Terbaik II Akses Penduduk dan Pendidikan 

Penegakan hukum seharusnya adalah pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan pujian dan kajian orang lain. Seperti adagium “tegakan hukum meski langit akan runtuh”.

Sekali lagi mari kita kembali pada diri sendiri menyepi sejenak untuk introspeksi. Kepada umat Hindu saya mengucapkan selamat merayakan hari raya Nyepi tahun Caka 1944, semoga semua kita diberkati. ##

Penulis adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI**

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu Nepal: Tiongkok Sangat Membantu
Erdogan: Turkiye Terus ‘Damaikan’ AS dan Iran
Trump Sebut Konflik dengan Iran “Perkara Kecil”
Inovasi Teknologi China Memukau Media Asia Pasifik Tiongkok
Sebanyak 186.629 Orang Dewasa Dan 34.961 Anak Di Indonesia Alami Depresi
Bhayangkari Polda Lampung Kunker ke  Mesuji
Sambut APEC 2026, Besok Forum Media Asia Pasifik Dibuka
Wamenkes RI: Pengobatan TBC Lampung No 1 se-Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:10 WIB

Menlu Nepal: Tiongkok Sangat Membantu

Sabtu, 5 September 2026 - 15:55 WIB

Erdogan: Turkiye Terus ‘Damaikan’ AS dan Iran

Sabtu, 5 September 2026 - 15:49 WIB

Trump Sebut Konflik dengan Iran “Perkara Kecil”

Sabtu, 5 September 2026 - 15:41 WIB

Inovasi Teknologi China Memukau Media Asia Pasifik Tiongkok

Sabtu, 5 September 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 186.629 Orang Dewasa Dan 34.961 Anak Di Indonesia Alami Depresi

Berita Terbaru

antuan kemanusiaan dari Tiongkok terlihat di Bandar Udara Internasional Tribhuvan di Kathmandu, Nepal, pada 3 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Menlu Nepal: Tiongkok Sangat Membantu

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:10 WIB

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Kompleks Kepresidenan di Ankara, Turkiye, belum lama ini. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Erdogan: Turkiye Terus ‘Damaikan’ AS dan Iran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:55 WIB

Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]

#indonesiaswasembada

Trump Sebut Konflik dengan Iran “Perkara Kecil”

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:49 WIB

Foto yang diabadikan pada 3 September 2026 ini menunjukkan para perwakilan media dari ekonomi anggota APEC mengunjungi pabrik perusahaan DeRUCCI di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Inovasi Teknologi China Memukau Media Asia Pasifik Tiongkok

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:41 WIB

#indonesiaswasembada

Sebanyak 186.629 Orang Dewasa Dan 34.961 Anak Di Indonesia Alami Depresi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:05 WIB