7 Isu Strategis Akan Dibahas Pertemuan Tahunan GTF 2022

Kamis, 17 November 2022 | 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BADUNG – Annual meeting Global Tourism Forum 2022 (GTF) yang mengambil tema “Time for Travel & Tourism – from Words to Actions” ini akan diselenggarakan di Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, 17-18 November 2022 mendatang. Event internasional terbesar dalam skala GTF ini akan mengangkat Tujuh isu strategis di sektor pariwisata usai krisis akibat pandemi Covid-19. Krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, ini membutuhkan tindakan dan kolaborasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal tersebut dikatakan Chairman Indonesia Tourism Forum, Prof.DR. Sapta Nirwandar.

Baca Juga:  Gubernur Lampung: Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan

Dia menambahkan, ke-7 isu strategis ini memiliki hasil yang konkrit dan memberikan manfaat bagi pariwisata Indonesia dan dunia.

“Melalui forum GTF 2022, ada tujuh isu penting dunia pariwisata yang dibahas, yaitu memulihkan konektivitas pasca pandemi, pariwisata berkelanjutan, mengembalikan mereka yang kehilangan pekerjaan di sektor pariwisata, membangun kembali MICE dan perjalanan bisnis, transformasi digital, model investasi baru dalam pariwisata, dan membangun kembali ekosistem pariwisata pasca pandemi,” ujarnya.

Sapta Nirwandar memaparkan bahwa, hal tersebut sangat penting dibahas karena isu tersebut merupakan dalam pemulihan pada sektor pariwisata.

Baca Juga:  Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka

“Konektivitas udara memainkan peran penting dalam mendorong kemakmuran ekonomi global. Pandemi COVID-19 telah berdampak mengganggu konektivitas udara di seluruh dunia dan menguji interaksi antara tingkat konektivitas dan arus ekonomi utama, seperti pariwisata, perdagangan, dan investasi. Meningkatnya konektivitas udara di dunia telah memotivasi pergerakan perdagangan dan pariwisata intra-ASEAN merupakan salah satu pendorong utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kawasan,” kata Sapta.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan
Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3
Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro
Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka
AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”
18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:53 WIB

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Berita Terbaru

Berita Utama

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:40 WIB

Berita Utama

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:55 WIB

Berita Utama

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Okt 2026 - 04:04 WIB

Berita Utama

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:53 WIB