Prioritaskan Evakuasi hingga Trauma Healing Pasca Bencana Alam Sumut

Rabu, 26 November 2025 | 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa serta kerusakan parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara. Ia menegaskan pentingnya langkah cepat Pemerintah dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana.

“DPR RI menyampaikan keprihatinan dan dukacita mendalam atas bencana alam di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Kita harap proses evakuasi yang masih dilakukan tim SAR berjalan lancar,” kata Puan dalam keterangan persnya, Rabu (26/11/2025). Seperti diketahui, empat wilayah di Sumatera Utara yakni Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, dilanda banjir bandang dan longsor akibat cuaca ekstrem pada Senin (24/11) dan Selasa (25/11).

Di Kota Sibolga, banjir menghantam permukiman, menyeret kendaraan, dan merusak infrastruktur. Lima warga dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya masih dalam pencarian. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir bandang menerjang Desa Aek Ngadol dan Huta Godang di Batangtoru, menewaskan empat warga dan merendam ribuan rumah.

Bencana serupa juga terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, tepatnya di Desa Sitolubahal dan Robean, Kecamatan Purba Tua, yang mengakibatkan dua rumah tertimbun longsor. Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Tengah, empat warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan ekstrem.

Baca Juga:  Dasco : Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Ditarget Selesai Sebelum 31 Oktober 2026

Menghadapi situasi ini, Puan meminta Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan korban terdampak terpenuhi, termasuk warga yang mengungsi. “Setiap kebutuhan masyarakat terdampak harus menjadi perhatian Pemerintah. Pemberian bantuan logistik jangan sampai terlambat, dan area pengungsian harus dipastikan kenyamanannya,” ujarnya.

Puan juga menekankan pentingnya layanan trauma healing, khususnya bagi warga yang kehilangan keluarga atau tempat tinggal. “Pemda dan stakeholder terkait perlu menyiapkan layanan trauma healing bagi warga. Bencana tidak pernah mudah dilalui, apalagi bagi mereka yang kehilangan,” ujarnya.

Selain aspek kemanusiaan, Puan meminta koordinasi lintas instansi diperkuat. “Hindari ego sektoral, pastikan keselamatan masyarakat yang paling utama,” tegasnya.Ia juga mendorong percepatan rekonstruksi infrastruktur dasar, terutama jalan nasional dan jembatan yang rusak berat. Menurutnya, pemulihan harus dilakukan dengan prinsip build back better agar lebih tahan bencana.“Segera relokasi sementara sekolah dan jalur alternatif logistik agar pemulihan pendidikan dan ekonomi tidak tertunda,” tutur Puan.

Baca Juga:  Pemkab Way Kanan Dan Jajaran Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Bersama TNI-Polri

Puan menilai bencana di Sumatera Utara telah menghambat aktivitas vital masyarakat. Karena itu, ia meminta Pemerintah menyiapkan bantuan pemulihan ekonomi, termasuk bagi petani dan pelaku UMKM yang kehilangan akses pasar.“Sekali jalan terputus, sekolah tak bisa diakses, petani dan UMKM tak bisa angkut hasil. DPR akan mengawal setiap meter jalan, setiap anak kembali ke sekolah, dan setiap petani bisa angkut lagi hasil panen,” tegasnya.Puan menegaskan bahwa tanggung jawab negara tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Pemulihan infrastruktur vital harus menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali pulih. “DPR akan mengawasi realisasi pemulihan infrastruktur dan memastikan tidak ada masyarakat yang merasa ditinggalkan saat bencana,” ujarnya.

“Negara harus hadir ketika rakyat membutuhkan. DPR akan terus mengawal proses penanggulangan bencana di Sumatera Utara hingga tahap rehabilitasi,” tutup Puan


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga
Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung
Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras
Olah Sampah Plastik Jadi Fasilitas Wisata, KKN 32 UIN RIL Resmikan Karya Ecobrick di Pantai Kunyit
Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban
Wagub Jihan Komit soal Kesetaraan Disabilitas
Mesir dan Kuwait Serukan Iran dan AS ke Meja Perundingan
Mainan “Made in China” Makin Inovatif
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Olah Sampah Plastik Jadi Fasilitas Wisata, KKN 32 UIN RIL Resmikan Karya Ecobrick di Pantai Kunyit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan memperlihatkan sebuah perahu di Sungai Nil, Kegubernuran Luxor, Mesir. [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:10 WIB