Wujudkan Indonesia Emas Bisa Dalam Bentuk Publikasi Hasil Penelitian Dosen

Selasa, 26 November 2024 | 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

BANDAR LAMPUNG – Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung Dr. Fathul Mu’in memaparkan pentingnya sinergi pers dan Universitas Lampung dalam mewujudkan Indonesia Emas. Sinergi tersebut bisa dalam bentuk publikasi hasil penelitian para ilmuan di perguruan tinggi.

“Unila ini kampus besar, tidak bisa dikelola secara sendiri. Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pers,” kata Dr. Fathul Mu’in saat menjadi narasumber mewakili Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan dalam sarasehan Unila dengan para pimpinan organisasi pers dan puluhan wartawan di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa, (26/11/2024).

Baca Juga:  Prof Sudarman: Film Ageman Simbol Kedamaian

Acara ini mengangkat tema “Peran dan Sinergi Unila dan Media dalam Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.”

Menurut Fathul Mu’in, sinergi antara media dengan perguruan tinggi tidak harus dalam bentuk kerjasama pemberitaan, tetapi juga bisa dalam bentuk publikasi hasil riset para dosen. Sebab, sebagian besar dosen hanya mempublikasikan hasil penelitiannya di dalam jurnal sinta maupun dalam scopus. Jumlah pembacanya hanya dikit, secara khusus akademisi, bukan masyarakat luas. “Tentu akan lebih bagus jika temuan dosen tersebut juga dipublikasikan di media massa, tentu pembacanya akan banyak dan manfaatnya dirasakan publik. Masyarakat kan ingin tahu temuan-temuan dosen ini seperti apa, baik itu dalam aspek sains maupun sosial,” ujar mantan Wartawan Lampung Post tersebut.

Baca Juga:  Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan TIK Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara Unila dan media massa. Terlebih Unila bertekad akan menjadi kampus 100 besar dunia pada masa yang akan datang. Ia berharap melalui forum sarasehan ini, Unila dan media dapat terus menjalin kerja sama erat untuk mendukung kemajuan Indonesia.

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB