Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria Palestina memeriksa rumah yang hangus terbakar di Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara, menyusul serangan yang menurut laporan dilakukan oleh para pemukim Israel, pada 4 Desember 2024. (Xinhua)

Seorang pria Palestina memeriksa rumah yang hangus terbakar di Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara, menyusul serangan yang menurut laporan dilakukan oleh para pemukim Israel, pada 4 Desember 2024. (Xinhua)

RAMALLAH-Sejumlah warga Palestina terluka dalam bentrokan yang melibatkan warga Palestina, pasukan Israel, dan para pemukim Israel di Tepi Barat pada Selasa (13/10), menurut sejumlah sumber Palestina. Beberapa sumber keamanan Palestina dan lokal mengatakan, pasukan Israel menyerbu Kompleks Medis Palestina di Ramallah, menempatkan sejumlah penembak jitu di sekitar gerbangnya, dan mencegah orang untuk keluar-masuk.

Pasukan Israel yang didampingi dua unit derek juga melakukan penyerbuan di Kota al-Bireh, kawasan al-Tira, dan Kota Sarda di sebelah utara Ramallah, demikian menurut para sumber tersebut. Mereka berpatroli di jalan-jalan sambil menembakkan peluru tajam, peluru berlapis karet, dan tabung gas air mata, serta menargetkan para jurnalis di wilayah tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah pernyataan singkat mengatakan dua orang luka-luka akibat tembakan peluru tajam dalam apa yang mereka gambarkan sebagai operasi militer Israel di Ramallah dan al-Bireh. Salah satu korban tersebut dalam kondisi kritis. Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan timnya merawat dua orang, dan dua jurnalis juga luka-luka.

Baca Juga:  Pemkab Mesuji Terapkan Manajemen Talenta ASN Untuk Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Selain itu, pasukan Israel dilaporkan menyerbu markas Addameer, sebuah asosiasi dukungan tahanan dan hak asasi manusia Palestina, serta menyita peralatan dan berkas-berkas, menurut sejumlah narasumber lokal dan keamanan. Pihak militer Israel belum mengomentari soal insiden-insiden tersebut.

Sementara itu, para pemukim Israel semakin gencar melakukan serangan terhadap warga Palestina dan harta benda mereka di beberapa wilayah di Tepi Barat. Salah al-Khawaja, direktur kantor Komisi untuk Menolak Tembok dan Permukiman yang berada di bawah naungan Organisasi Pembebasan Palestina di wilayah tengah Tepi Barat, mengatakan sekelompok pemukim menerima pelatihan untuk menyerbu desa dan kota, membakar harta benda warga, serta menyerang warga dengan pisau dan senjata api.

Baca Juga:  Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Al-Khawaja mengatakan, sekitar 300.000 pemukim bersenjata tinggal di Tepi Barat, meningkatkan risiko yang dihadapi warga Palestina, terutama para petani selama musim panen zaitun.

Dia menambahkan serangan-serangan tersebut bertujuan untuk merebut tanah, sumber daya air, dan kawasan penggembalaan, memberlakukan pembatasan lebih lanjut terhadap komunitas Palestina, serta mendorong rencana untuk memaksa warga mengungsi dan memperluas kendali pemukiman.Lebih dari setengah juta pemukim Israel tinggal di Tepi Barat, yang berada di bawah pendudukan Israel sejak 1967, berdampingan dengan sekitar 3,4 juta warga Palestina.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB
Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK
Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan
2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza
Egi; Lampung Selatan Punya Desa HELAU, Semoga SPPG-nya juga HELAU
Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film
Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo
BNPB Hormati Proses Hukum KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Berita Terbaru

Seorang pria Palestina memeriksa rumah yang hangus terbakar di Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara, menyusul serangan yang menurut laporan dilakukan oleh para pemukim Israel, pada 4 Desember 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Berita TNI

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:19 WIB

Bencana

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:19 WIB

Bencana

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:45 WIB

Seorang warga Palestina terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 27 Oktober 2025. (Xinhua)

Berita Utama

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:00 WIB