Warga Binaan Lapas Kotabumi Terlibat Kasus Love Scam, Ilyas : Pimpinan Lapas Bertanggung Jawab

Jumat, 26 September 2025 | 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Polda Lampung berhasil mengungkap kasus penipuan love scam yang melibatkan tiga warga binaan Lapas Kotabumi, yaitu M. Nurullah Yudisen, Samsudin, dan Rizki Sanjaya.

Mereka melakukan pemerasan dengan menjebak korban untuk melakukan panggilan video call sex (VCS) dengan modus menjalin hubungan asmara.

Penggunaan gawai di dalam Lapas Kotabumi memicu pertanyaan besar di kalangan publik. Pihak Lapas dituding tidak profesional dalam menjalankan tugas.

“Selalu saja ada cerita soal penggunaan HP (handphone) di dalam Lapas Kotabumi, artinya kan memang ada peredaran HP disana,” kata seorang warga Kotabumi, Jumat, 26 September 2025.

Warga lainnya, Wawan, menilai penjaga pintu Lapas melakukan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) dalam memeriksa barang bawaan pengunjung.

Baca Juga:  Pelepasan Kepsek dan Peringatan Hari Kartini di SMAN 3 Kotabumi Semarak

“Kan ada penjaga di pintu masuk Lapas, barang bawaan yang akan diberikan ke napi pasti diperiksa dulu. Logikanya HP itu kan besar dan nampak, masak iya enggak terdeteksi waktu pemeriksaan,” ujarnya.

Muhamad Ilyas, praktisi hukum sekaligus Ketua Bidang Hukum dan HAM DPN PERSADIN, mengecam kasus love scam yang melibatkan tiga warga binaan Lapas Kotabumi, Lampung Utara. Ia menilai kasus ini sebagai preseden buruk bagi lembaga pemasyarakatan tersebut.

Menurutnya, pencitraan yang dibangun di media sosial hanya untuk menutupi sisi gelap kehidupan di penjara dan bisnis terlarang oleh oknum.

Baca Juga:  Waktu Tempuh ke Lokasi Wisata Makin Singkat: Dulu, Bandar Lampung–Kiluan–Gigi Hiu: 4 Jam, Kini 2,5 Jam

Pihak Lapas Kotabumi dituding tidak profesional dalam menjalankan tugas, terutama dalam memeriksa barang bawaan pengunjung. Kasus ini memunculkan pertanyaan besar tentang bagaimana para narapidana bisa menggunakan gawai di dalam lapas, yang seharusnya dilarang.

“Usut tuntas kasus ini. Jangan berhenti di warga binaan saja, petugas (sipir) sampai unsur pimpinan dalam struktur organisasi Lapas juga harus ikut bertanggung jawab,” tegasnya.

Sayangnya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kotabumi, Sudirman Jaya maupun Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Beni Umayah hingga pukul 17.10 WIB belum merespon panggilan telepon maupun pesan WhatsApp yang disampaikan.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Hadi


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Marindo Kurniawan Kunjungi Ombudsman RI Lampung, Bahas Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Konstituen Dewan Pers di Lampung Siap Sukseskan HPN 2027
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi UNHAN KKDN di Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Rektor Unhan RI
Jihan Nurlela: MBG Instrumen Penting Mencetak SDM Unggul
Sambangi BEI di Tengah IHSG Anjlok, Dasco Yakinkan Investor Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
GAPEMBI Lampung Resmi Dilantik, Siap Dukung Program MBG di 1.000 Dapur
Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah Hadapi Ancaman Multidimensi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:15 WIB

Marindo Kurniawan Kunjungi Ombudsman RI Lampung, Bahas Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:13 WIB

Konstituen Dewan Pers di Lampung Siap Sukseskan HPN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:38 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi UNHAN KKDN di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Rektor Unhan RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:34 WIB

Jihan Nurlela: MBG Instrumen Penting Mencetak SDM Unggul

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Konstituen Dewan Pers di Lampung Siap Sukseskan HPN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:13 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi UNHAN KKDN di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:38 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Rektor Unhan RI

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:36 WIB

#indonesiaswasembada

Jihan Nurlela: MBG Instrumen Penting Mencetak SDM Unggul

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:34 WIB