Wamendikdasmen: Indonesia Kekurangan Guru 561 Ribu

Jumat, 26 Juni 2026 | 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKORNAS LPTK PTMA Wamendikdasmen akui Indonesia kekurangan guru yang begitu banyak. [Adp]

RAKORNAS LPTK PTMA Wamendikdasmen akui Indonesia kekurangan guru yang begitu banyak. [Adp]

WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq memaparkan sejumlah tantangan pendidikan nasional, khususnya terkait kebutuhan tenaga pendidik. Ia menyebut Indonesia saat ini masih mengalami kekurangan lebih dari 561 ribu guru. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga sekitar 900 ribu guru pada tahun 2030 seiring banyaknya guru dan kepala sekolah yang memasuki masa pensiun.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya jumlah mahasiswa dan alumni program pendidikan keguruan yang mencapai jutaan orang. Karena itu, pemerintah tengah melakukan berbagai pembenahan melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), penguatan peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), serta penyelarasan kebutuhan guru dengan sistem pendidikan tinggi.

Baca Juga:  KPK Beri Penghargaan untuk Lampung atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Wamendikdasmen juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas LPTK agar mampu menghasilkan calon guru yang kompeten dan profesional.

“Dengan LPTK yang berkualitas dan bermutu, kita dapat melahirkan calon guru yang kompeten dan kelak melahirkan anak-anak yang kompeten pula,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun kolaborasi dengan Muhammadiyah serta menegaskan bahwa Muhammadiyah selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan nasional.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

Menutup sambutannya, Wamendikdasmen mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui Rakernas ALPTK PTMA ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan. []

 


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB