WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq memaparkan sejumlah tantangan pendidikan nasional, khususnya terkait kebutuhan tenaga pendidik. Ia menyebut Indonesia saat ini masih mengalami kekurangan lebih dari 561 ribu guru. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga sekitar 900 ribu guru pada tahun 2030 seiring banyaknya guru dan kepala sekolah yang memasuki masa pensiun.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya jumlah mahasiswa dan alumni program pendidikan keguruan yang mencapai jutaan orang. Karena itu, pemerintah tengah melakukan berbagai pembenahan melalui revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), penguatan peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), serta penyelarasan kebutuhan guru dengan sistem pendidikan tinggi.
Wamendikdasmen juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas LPTK agar mampu menghasilkan calon guru yang kompeten dan profesional.
“Dengan LPTK yang berkualitas dan bermutu, kita dapat melahirkan calon guru yang kompeten dan kelak melahirkan anak-anak yang kompeten pula,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun kolaborasi dengan Muhammadiyah serta menegaskan bahwa Muhammadiyah selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan nasional.
Menutup sambutannya, Wamendikdasmen mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui Rakernas ALPTK PTMA ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan. []
Penulis : Nara J Afkar
Editor : Desty Efriyani
Sumber Berita : Lampung


![RAKORNAS LPTK PTMA Wamendikdasmen akui Indonesia kekurangan guru yang begitu banyak. [Adp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Gubernur-Wamendikdasmen-1.jpg)

![TUTUPAN Hutan di Jawa Barat jadi ancaman banyak wilayah, Pun tak luput Jakarta, karena tutupan hutan di Bogor dan sekitarnya kurang dari 20% [Net/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Jakarta-Nasibmu-225x129.jpg)
![Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kopdes Merah Putih Lampung Terbaik di luar Pulau Jawa [Mak/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Lampung-Barat-Pangdam-XX1-225x129.jpg)
![Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kopdes Merah Putih langkah menuju kemandirian bangsa [Mak/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Bengkulu-Pangdam-XXI-225x129.jpg)
![DPR RI TB Hasanudin Meminta Latsarmil SPPI untuk di evaluasi agar tidak merugikan banyak pihak. DPR minta fokus pada pendidikan manajemen koperasi saja [Far/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/TB_Hasanuddin-225x129.jpg)
![RAKORNAS LPTK PTMA Wamendikdasmen akui Indonesia kekurangan guru yang begitu banyak. [Adp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Gubernur-Wamendikdasmen-1-225x129.jpg)
![RAKORNAS LPTK PTMA di Lampung, Gubernur dan Wamendikdasmen bersilaturahmi di Mahan Agung Bandarlampung, Kamis (25/6/2026). [Adp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Gubernur-Wamendikdasmen-225x129.jpg)
![TUTUPAN Hutan di Jawa Barat jadi ancaman banyak wilayah, Pun tak luput Jakarta, karena tutupan hutan di Bogor dan sekitarnya kurang dari 20% [Net/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Jakarta-Nasibmu-129x85.jpg)
![Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kopdes Merah Putih Lampung Terbaik di luar Pulau Jawa [Mak/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Lampung-Barat-Pangdam-XX1-129x85.jpg)
![Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kopdes Merah Putih langkah menuju kemandirian bangsa [Mak/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Bengkulu-Pangdam-XXI-129x85.jpg)
![DPR RI TB Hasanudin Meminta Latsarmil SPPI untuk di evaluasi agar tidak merugikan banyak pihak. DPR minta fokus pada pendidikan manajemen koperasi saja [Far/Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/TB_Hasanuddin-129x85.jpg)
![RAKORNAS LPTK PTMA Wamendikdasmen akui Indonesia kekurangan guru yang begitu banyak. [Adp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/06/Gubernur-Wamendikdasmen-1-129x85.jpg)


